
PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi PAN, Muhammad Syauqie, S.Hut., menyampaikan ucapan selamat dan apresiasinya atas pengukuhan kembali Ir. Lohing Simon sebagai Kepala Barisan Pertahanan Masyarakat Adat Dayak (Batamad) Provinsi Kalimantan Tengah periode 2025–2030.
Pengukuhan yang berlangsung di halaman Istana Isen Mulang, Palangka Raya, Minggu (24/8/2025) tersebut di nilainya sebagai momentum penting dalam memperkuat eksistensi kelembagaan adat di Bumi Tambun Bungai.
“Selamat kepada Bapak Ir. Lohing Simon yang kembali di percaya memimpin Batamad Kalteng untuk periode 2025–2030. Beliau adalah tokoh adat yang sejak awal merintis berdirinya Batamad, sehingga saya yakin akan mampu menjaga marwah serta memperkuat peran organisasi ini dalam membela kepentingan masyarakat adat,” ujar Syauqie, Senin (25/08/2025).
Menurut legislator asal Kalimantan Tengah itu, Batamad memiliki peran strategis bukan hanya sebagai barisan pertahanan masyarakat adat, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta nilai-nilai kearifan lokal Dayak. Karena itu, figur Ir. Lohing Simon yang sarat pengalaman di nilainya tepat untuk membawa Batamad tetap solid dan relevan dengan tantangan zaman.
Batamad Mampu Bersinergi Dengan Pemerintah Daerah
“Pengukuhan ini sekaligus menjadi simbol menguatkan kembali fondasi perjuangan Batamad yang lahir dari tekad menjaga adat, budaya, dan jati diri Dayak. Saya berharap Batamad semakin eksis dan mampu bersinergi dengan pemerintah daerah, tokoh adat, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga Kalimantan Tengah yang damai dan bermartabat,” tambah Syauqie.
Acara pengukuhan tersebut juga di rangkai dengan agenda besar seperti Seminar Internasional Pumpung Hai Borneo, peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia, serta HUT Dewan Adat Dayak Kalteng. Kehadiran Batamad bersama Forum Kedamangan Kalteng di harapkan dapat memperkuat peran kelembagaan adat dalam menghadapi dinamika pembangunan daerah.
Sebagai wakil rakyat di Senayan, Syauqie menegaskan komitmennya untuk terus mendukung penguatan kelembagaan adat di Kalimantan Tengah. “Kita ingin Batamad terus berkiprah, tidak hanya menjaga adat dan budaya, tetapi juga ikut mendorong kemajuan daerah sesuai kearifan lokal Dayak yang luhur,” pungkasnya. (pra)
EDITOR: TOPAN




