Parade Emas Firaun, Memindahkan 22 Penguasa Mesir
“Napak Tilas” Perjalanan Rohani ke Tiga Negara (2/Bersambung)

Parade Mumi Firaun Di Atur Sesuai Masa Kekuasaan
Di lokasi kedua, terlihat dua paramida dengan tinggi ratusan meter. Tidak jauh dari situ. Juga terlihat patung sphinx (manusia bertubuh singa). Ratusan wisatawan asing yang hadir tidak lupa mengabadikan moment foto dengan kamera ponselnya. Latar belakangnya tentu piramida.
“Ketinggian Piramida ini sekitar 130 meter. Dulu puncaknya di lapisi emas berukuran delapan meter. Tapi kini hilang dicuri,” kata Remi.

Melengkapi kunjungan, kami kemudian mendatangi Museum Nasional Peradaban Mesir di Kairo. Di situ terdapat banyak benda peninggalan Mesir kuno. Paling di cari dan di buru wisatawan adalah mumi.
“Saat masuk ruang khusus mumi, bapak dan ibu tolong jangan mengambil foto dan merekam video. Karena di larang petugas,” pesan pria asal Mesir ini.
Ruangannya penuh lorong. Cahaya juga minim. Hanya lampu di tembakan ke arah mumi. Ada 18 raja dan 4 ratu yang di tampilkan. Totalnya 22 penguasa. Kulitnya masih menempel di tubuh. Begitu juga rambutnya.
22 mumi ini baru saja di pindahkan dari Museum Mesir. Setahun lalu tepatnya 3 April 2021. Proses pemindahan bersejarah para penguasa Mesir itu menyedot animo rakyat Negeri tersebut.
Jutaan dolar uang di habiskan dalam parade bertajuk “Parade Emas Firaun”. Pengamanan juga super ketat. Iring-iringannya mewah. Hanya untuk memindahkan mumi ke Museum Peradaban Mesir.
Dengan pengamanan ketat, urutan parade mumi Firaun di atur sesuai masa kekuasaan. Dari Dinasti ke-17 Seqenenre Taa II hingga Ramses IX pada abad ke-12 SM.
“Seluruh mumi sepakat di pindahkan pemerintah, karena dulu sering terjadi demonstrasi di Kairo dekat Museum lama. Jadi cukup mengganggu pengunjung yang ingin menuju lokasi tersebut,” ucap Remi.(top/bersambung)



