
Pada Akhir Zaman Akan Bangkit Lebih Dahulu
Tidak saling berjauhan dari satu lokasi ke lokasi lain, kami kemudian bergeser ke Kapel Doa Bapa Kami. Di dinding bagian dalam terpajang tulisan doa Bapa Kami dalam berbagai Bahasa, termasuk bahasa Indonesia.
“Di sinilah tempat Yesus mengajarkan doa Bapa Kami kepada murid-muridnya,” (Lukas 11:2-4),” terang Elias.

Rombongan kemudian berjalan kaki menuruni lereng Bukit Zaitun. Tujuan kami berziarah ke makam nabi-nabi. Jumlahnya 50 makam. Di antaranya makam Nabi Zakharia, Hagai, dan Maleakhi.
“Menurut kepercayaan orang Yahudi, harus dikuburkan di luar kota, jadi harus ada tempat khusus, dan tempatnya ada di lereng Bukit Zaitun, sebelah Bait Suci, itu sebabnya saat kita turun ada banyak kuburan, dalam kepercayaan Yahudi, pada akhir zaman akan bangkit lebih dahulu mereka yang dikuburkan di sini,” tutur guide yang dulu berprofesi sebagai dosen Ilmu Filsafat di Universitas Ibrani.
Peserta kemudian menuju Taman Getsemani. Sebelum sampai, di perjalanan Elias menunjuk makam orang Yahudi. Kuburan ini berada di luar kota tua Yerusalem yang dibatasi tembok.
“Pada akhir zaman, Mesias akan datang dari bagian timur (Matius 24:27), jadi dari arah Bukit Zaitun, lalu masuk ke Yerusalem melalui gerbang emas. Sekarang tutup. Dan akan dibuka ketika Mesias datang membangkitkan orang yang sudah mati, jika percaya kepada Mesias,” bebernya.(top/bersambung)



