Pelaku UMK Perseorangan di Kabupaten Lamandau Terima Bantuan

NANGA BULIK, Kalteng.co-Pemerintah Kabupaten Lamandau memberikan stimulan atau bantuan usaha untuk pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) perseorangan.
Program bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Lamandau H Hendra Lesmana disela-sela kegiatannya saat membuka kegiatan sosialisasi perizinan berusaha bagi Pelaku UMK perseorangan, di Aula Bappedalitbang Lamandau, belum lama ini.
Menurut Bupati, bantuan tersebut diberikan dalam rangka upaya penguatan ekonomi pasca pandemi Covid-19 di daerah Kabupaten Lamandau.
“Dalam upaya pemulihan dan penguatan ekonomi pasca pandemi Covid-19, pemerintah daerah membuat berbagai macam program yang diharapkan berdampak signifikan dengan memberikan stimulan-stimulan seperti bantuan modal usaha salah satunya melalui bantuan usaha yang diserahkan saat ini,” ujar Bupati Lamandau H Hendra Lesmana.
Dalam kesempatan tersebut, selain menyerahkan bantuan usaha, Bupati Lamandau Hendra Lesmana, secara resmi menyerahkan Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi para pelaku usaha di Lamandau.
“NIB ini untuk memudahkan para pelaku usaha kita dalam memasarkan produknya, namun dengan catatan bahwa usaha harus tercatat di pemerintah daerah (pemda),” jelasnya.
Diharapkannya, dengan terdaftarnya usaha pelaku UMK di DPMTSP ini, akan memberikan grafik yang jelas kepada Pemda siapa saja yang nantinya diberikan bantuan usaha sehingga tidak salah sasaran.
“Bantuan usaha ini harus digunakan untuk penguatan permodalan ataupun untuk kebutuhan usaha, dan jangan dibelikan atau digunakan untuk hal-hal yang tidak bermanfaat,” imbuhnya.
Melalui bantuan usaha ini, nantinya masing-masing pelaku UMK perseorangan yang telah terdaftar akan mendapatkan bantuan permodalan sebesar Rp 5 juta.
“Semoga ini menjadi motivasi para pelaku usaha agar bisa bertahan dan bangkit pasca pandemi, dan semoga ini dapat dimanfaatkan untuk penguatan usaha yang dijalankan,” tukasnya.
Bupati menambahkan, program bantuan ini diberikan sekaligus sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap para pelaku UMKM di daerah. Dan berharap bisa berimbas pada peningkatan kesejahteraan masyarakat akibat dampak dari pasca pandemi yang terjadi di daerah. (lan)



