BeritaKabar DaerahNASIONALPalangka RayaPENDIDIKANUtama

Peluang Guru Madrasah Ikut Sertifikasi Dibuka Lagi, Tahun Ini 14.000 Orang

Program Profesi Guru Di Sebar Di 34 Unit Perguruan Tinggi

Program PPG di gelar mulai bulan ini dan 100 persen di lakukan secara online. Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Pendidikan Islam Kemenag sudah menetapkan nama-nama peserta PPG itu.

Dengan demikian, peserta tidak perlu melamar atau mendaftar. Kemudian, pelaksanaan pendidikan profesi guru tersebut di sebar di 34 unit perguruan tinggi di bawah Kemenag maupun Kemendikbudristek. Kuota untuk masing-masing kampus berbeda-beda.

UIN Sunan Kalijaga Jogjakarta, misalnya, mendapatkan kuota peserta PPG terbanyak, yakni 600 orang. Di susul UIN Sunan Gunung Djati Bandung 500 peserta, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang 475 orang, dan UIN Sunan Ampel Surabaya 400 orang.

Sementara itu, IAIN Jember yang baru berganti nama menjadi UIN Kiai Haji Achmad Siddiq (KHAS) Jember mendapatkan kuota 225 peserta.
Zain menuturkan, selama pandemi Covid-19 belum melandai, kegiatan PPG untuk guru dalam jabatan di gelar secara online.

Kegiatan PPG Tetap Mengutamakan Kualitas

”Kami khawatir ada klaster baru,” tuturnya. Pada kondisi normal, Pendidikan Profesi Guru untuk guru dalam jabatan di gelar secara tatap muka dan berasrama.

Meskipun secara online, Zain mengatakan bahwa kegiatan PPG tetap mengutamakan kualitas. Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kemenag sudah memiliki tools berbasis teknologi informasi (TI) yang menjadi objektivitas pelaksanaan PPG bagi guru dalam jabatan. Perangkat berbasis TI itu juga di gunakan untuk ujian masuk perguruan tinggi keagamaan negeri (UMPTKN).

Zain menjelaskan, selama ini ada dua jenis PPG. Yaitu, PPG dalam jabatan untuk guru-guru yang sedang atau sudah mengajar. Kemudian, ada juga PPG prajabatan bagi calon guru atau mahasiswa yang baru lulus kuliah.

”Kami berharap PPG ini dapat meningkatkan kualitas dan kompetensi guru sebagai pendidik yang profesional sesuai amanah undang-undang.”(tur)

Laman sebelumnya 1 2

Related Articles

Back to top button