Pembunuh Jhon F. Kennedy Bebas Bersyarat

pembebasan bersyarat Sirhan Sirhan

KALTENG.CO – Anak-anak Robert F. Kennedy (RFK) terbelah. Mereka berbeda pendapat soal pembebasan bersyarat Sirhan Sirhan, pembunuh sang ayah. Enam di antara sebelas anak RFK tidak terima dengan keputusan Dewan Pembebasan Bersyarat California Jumat (27/8/2021).

Mereka bersumpah akan mencari segala cara untuk menentang keputusan tersebut dan mencegah Sirhan keluar dari penjara.

’’Kami sangat terpukul karena pembunuh ayah kami telah di beri ke bebasan bersyarat.’’ Demikian bunyi surat yang berisi pernyataan enam anak RFK, seperti di kutip Politico. Mereka menegaskan, Sirhan tidak hanya mengambil sang ayah dari keluarga nya, tapi juga dari Amerika.

Baca Juga:  Zulkieflimansyah: Airlangga Tahan Banting Disebut Layak Jadi Bintang Politik

RFK di tembak mati pada 5 Juni 1968 di The Ambassador Hotel, Los Angeles. Saat itu dia menuju ruang pers untuk menyatakan kemenangannya di primary California dan South Dakota.

RFK adalah kandidat kuat presiden Partai Demokrat. Dia senasib dengan saudaranya, John F. Kennedy (JFK), yang juga di tembak mati pada 22 November 1963. Bedanya, JFK tewas saat menjabat presiden ke-35 AS.

Baca Juga:  Guru Agama Lulus PPPK Minim, Tidak Sebanding dengan Guru Mapel Lain

Pernyataan enam anak RFK itu bertentangan dengan saudara-saudara yang lain. Douglas Kennedy justru mendukung pembebasan Sirhan. Ia bahkan menangis saat mendengar penyesalan Sirhan yang di paparkan kepada Dewan Pembebasan Bersyarat California.

Rekomendasi pembebasan Sirhan akan di tinjau selama 90 hari sebelum di kirim ke Gubernur Gavin Newsom. Gubernur punya waktu 30 hari untuk menerima atau menolak permohonan pria 77 tahun itu.(tur)