Pemerintah Dorong Pertamina PNE Jadi Pemain Utama Energi Hijau, Ini Targetnya

KALTENG.CO – Program dekarbonisasi atau emisi nol persen telah menjadi tekad banyak negara sebagai upaya memerangi pemanasan global yang semakin mengancam keberadaan bumi dan umat manusia. Sejumlah negara, seperti Amerika Serikat, Jepang, dan Korea Selatan, misalnya, menargetkan emisi nol persen pada 2050.
Indonesia sendiri memiliki target yang sama pada 2060. Sebagai langkah awal, Pemerintah mencanangkan target pengurangan emisi gas rumah kaca (GRK) sebesar 29 persen pada 2030. Jika ada bantuan dari dunia internasional, penurunan emisi GRK bisa mencapai 41 persen pada 2030.
PT Pertamina (Persero) yang menjadi salah satu pemain utama dalam pemenuhan komitmen pemerintah dalam soal energi hijau menargetkan 17 persen energi bersih dalam portofolio bisnis Pertamina pada 2030.
Pertamina melalui pembentukan Subholding Power & New Renewable Energy (PNRE) dengan mengusung PT Pertamina Power Indonesia atau di kenal dengan Pertamina NRE, telah di tetapkan target kapasitas energi bersih sebesar 10 GW pada 2026.
Jumlah itu meliputi 5 GW pembangkit gas, 4 GW energi terbarukan (di dalamnya termasuk panas bumi), serta 1 GW energi baru seperti green hydrogen, electric vehicle, nature climate solution dan lainnya.
“Mayoritas portofolio hijau tersebut berada dalam pengelolaan Pertamina NRE beserta anak-anak usaha dan afiliasinya. Semua target yang di canangkan akan di capai dengan kolaborasi, baik dengan internal Pertamina Group maupun perusahaan lainnya yang memiliki visi selaras,” kata Chief Executive Office Pertamina NRE, Dannif Danusaputro.
Pencapaian target-target tersebut akan di lakukan oleh Pertamina NRE melalui anak usaha dan afiliasi. Seperti halnya pengembangan panas bumi, green hydrogen di lakukan oleh PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) yang sudah memiliki kapasitas terpasang 672 MW own operation, dan untuk pengembangan gas to power di lakukan oleh PT Jawa Satu Power dan PT Jawa Satu Regas contohnya proyek Jawa-1 dengan kapasitas 1,8 GW.




