Pemkab Barito Utara Jamin Keamanan Konsumsi Warga Muara Teweh Selama Ramadhan

MUARA TEWEH, Kalteng.co-Bulan Suci Ramadhan identik dengan peningkatan aktivitas belanja masyarakat di pasar-pasar tradisional. Untuk mengantisipasi risiko peredaran bahan pangan berbahaya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Utara mengambil langkah proaktif melalui Gerakan Pengawasan Keamanan Pangan Terpadu di Pasar atau yang disingkat dengan istilah Gempur Pasar.
Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa setiap komoditas yang dikonsumsi masyarakat selama bulan puasa memenuhi standar kesehatan yang ketat.
Komitmen Melindungi Konsumen melalui Standar ASUH
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (KPP) Barito Utara, Siswandoyo, menegaskan bahwa Gempur Pasar adalah wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam melindungi warga dari pangan yang tidak layak.
“Kami ingin masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan tenang tanpa rasa khawatir terhadap keamanan pangan yang dikonsumsi. Pengawasan ini akan terus kami lakukan secara berkala selama bulan Ramadhan,” ujar Siswandoyo di Muara Teweh pada Jumat (27/2/2026)
Fokus utama dari gerakan ini adalah memastikan bahan pangan memenuhi kriteria ASUH:
Aman: Bebas dari cemaran fisik, kimia, dan biologi.
Sehat: Memiliki nutrisi yang baik untuk tubuh.
Utuh: Tidak tercampur dengan bahan lain yang mengurangi kualitas.
Halal: Sesuai dengan syariat bagi konsumen Muslim.
Kolaborasi Lintas Sektor di Barito Utara
Kesuksesan program Gempur Pasar didukung oleh sinergi antar-instansi terkait. Masing-masing dinas memiliki peran spesifik dalam pengawasan lapangan:
| Instansi | Peran dan Tanggung Jawab |
| Dinas KPP | Pengambilan sampel Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT) dan Ikan (PSAI) untuk uji laboratorium residu pestisida. |
| Dinas Kesehatan | Uji cepat (rapid test) pada pangan olahan/takjil untuk mendeteksi Formalin, Boraks, dan pewarna tekstil. |
| Dinas Pertanian | Memastikan mutu hasil pertanian di pasar tetap sesuai standar baku. |
| Satpol PP | Menjaga ketertiban lapangan dan memastikan proses pengawasan berjalan lancar. |
Deteksi Dini Bahan Berbahaya
Dalam aksi Gempur Pasar, Dinas KPP melakukan pengujian intensif untuk mendeteksi kemungkinan adanya cemaran mikrobiologi maupun residu kimia pada sayuran dan ikan. Sementara itu, Dinas Kesehatan memberikan perhatian khusus pada makanan siap saji yang marak dijual menjelang waktu berbuka.
Kepala Dinas Kesehatan Barito Utara, Pariadi AR, menyatakan bahwa jika ditemukan pelanggaran atau kandungan zat berbahaya, pihaknya akan segera mengambil tindakan tegas sesuai regulasi yang berlaku. Hal ini dilakukan demi mencegah gangguan kesehatan massal akibat konsumsi pangan yang tidak aman.
Menciptakan Pasar yang Aman dan Nyaman
Selain melakukan pengawasan, Pemkab Barito Utara juga terus memberikan edukasi kepada pedagang agar tetap menjaga integritas produk yang mereka jual. Harapannya, program Gempur Pasar tidak hanya menjadi rutinitas selama Ramadhan, tetapi juga menciptakan ekosistem pasar tradisional yang berkualitas dan terpercaya di masa depan.
Dengan adanya pengawasan terpadu ini, para pedagang diharapkan lebih selektif dalam memasok barang, dan pembeli dapat berbelanja dengan rasa aman, sehingga kekhusyukan ibadah di bulan suci tetap terjaga. (hms)



