BeritaPEMKAB LAMANDAU

Pemkab Samakan Persepsi dengan Pelaku Usaha di Lamandau

NANGA BULIK, Kalteng.co-Pemerintah Kabupaten Lamandau menggelar temu usaha dengan para pelaku Dunia Usaha Perkebunan, Pertambangan, yang beroperasi di daerah Kabupaten Lamandau di Aula Hotel Putri Tunggal, Nanga Bulik.

Dalam kegiatan yang turut dihadiri unsur forkopimda, sejumlah Kepala OPD, dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Lamandau tersebut, bertujuan untuk menyamakan persepsi dan meningkatkan sinergi antara Pemkab dengan Dunia Usaha.

Ada beberapa poin penting yang ditekankan Bupati pada acar temu usaha ini, dinataranya adalah terkait keberadaan investasi di daerah yang wajib dijaga, dan kehadiran investasi yang harus berimbas pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Investasi merupakan salah satu faktor penting dalam keberhasilan pembangunan ekonomi, untuk itu penting bagi kita untuk bersama-sama menjaga iklim investasi di daerah, sebaliknya kehadiran investasi juga harus memberikan dampak yang positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Bupati Lamandau H Hendra Lesmana, saat membuka kegiatan temu usaha dengan pelaku Dunia Usaha, di aula Hotel Putri Tunggal, Nanga Bulik, belum lama ini.

Bupati menjelaskan bahwa suatu wilayah akan meningkat pembangunan perekonomiannya apabila presentasi penanaman modal semakin meningkat, tentunya hal ini menjadi harapan bersama, bahwa geliat ekonomi di wilayah Kabupaten Lamandau khususnya, di Kalimantan Tengah umumnya, dapat membaik dengan terciptanya peluang investasi daerah yang baru maupun lanjutan.

“Untuk itu diperlukan kolaborasi antara pemerintah daerah dengan pelaku usaha untuk mengangkat potensi investasi yang masih tersimpan maupun untuk meningkatkan daya pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Lamandau. Saya juga mengajak para  investor agar bisa berinvestasi di Kabupaten Lamandau,” jelasnya.

Diteruskannya, karena memang di setiap daerah memiliki ciri khas tersendiri yang menjadi potensi peluang investasi bagi pelaku dunia usahanya, seperti potensi pada sektor pariwisata, pertanian, maupun sektor lainnya yang membutuhkan investor untuk mengerahkan perekonomian di daerah. (lan)

Related Articles

Back to top button