Harga CPO Diperkirakan Terus Naik

MUARA TEWEH,kalteng.co-Rapat Koordinasi (Rakor) pengendalian infl asi mengungkap, ada beberapa komoditas di tingkat produsen dengan harga dibawah harga pokok pembelian (HPP) atau harga acuan pembelian (HAP). HPP dan HAP yang perlu menjadi perhatian terutama jenis kedelai biji kering, sedangkan di tingkat konsumen dengan harga diatas HET/HAP cabai rawit merah beras premium, beras medium, bawang putih, dan minyak kita. “Harga Cruit Palm Oil (CPO) di dalam negeri diperkirakan akan terus mengalami kenaikan, dikarenakan adanya implementasi kebijakan Mandatory B-40 pada tahun 2025,” jelas Pj Sekda Barito Utara, Drs Jufriansyah MAP, baru-baru ini.
Perkembangan pasokan minyak goreng, realisasi Desember 2024 mencapai 210. 836 ton atau 124 %, diatas kebutuhan minyak goreng kemasan sederhana dan curah. Disampaikannya, realisasi Januari 2024 sudah mencapai 28.977 ton seluruhnya dalam bentuk Minyakita. Tren realisasi DMO meningkat sejak September hingga Desember 2024, seiring pasar ekspor CPO yang positif.
“Mulai 12 November 2024 DMO seluruhnya berbentuk Minyakita, tidak ada lagi DMO bentuk curah dan CPO),” tegasnya. Secara nasional, tambah Pj Sekda, ratarata harga cabai merah, cabai rawit, dan telur ayam ras pada Minggu ke 2 Januari 2025 naik, berada diatas Harga Acuan Penjualan (HAP). Secara nasional rata-rata harga Minyakita pada M2 Januari 2025 naik, berada diatas Harga Eceran Tertinggi.(pra)



