Penyekatan Perbatasan Diperpanjang

tidak Ada Kasus yang Menonjol Terkait Penyekatan
Iptu Eko meminta masyarakat mematuhi imbauan pemerintah dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat demi keselamatan dan kesehatan bersama.
“Sesuai sprint, pemeriksaan akan di lakukan sampai tanggal 24 Mei nanti,” tutupnya.
Terpisah, Kapolda Kalteng Irjen Pol Dedi Prasetyo melalui Kabid Humas Polda Kalteng Kombes Pol Eko Saputro mengatakan, pihaknya akan melakukan pengecekan pada posko-posko penyekatan di wilayah perbatasan provinsi dalam rangka menghadapi arus balik pascalebaran. Pengecekan di lakukan untuk mengetahui kesiapan personel dan sarana prasarana.
Selama di lakukan penyekatan, lanjut kabidhumas, tidak ada kasus yang menonjol terkait penyekatan antarprovinsi. Berdasarkan data yang di himpun pihaknya, kendaraan yang masuk Kalteng terdiri atas 404 mobil, 378 sepeda motor, dan 203 orang. Sementara yang keluar Kalteng yakni 208 mobil, 214 sepeda motor, dan 244 orang. Kendaraan yang di suruh putar balik sebanyak 125 unit.
“Upaya yang kami lakukan ke depan adalah tetap bersinergi dengan pemerintah dan mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga prokes, dengan demikian dapat memutus mata rantai penyebaran virus corona,” ucapnya.
Selain itu di lakukan peningkatan posko PPKM terutama di zona oranye, operasi yustisi, serta peningkatan giat rutin kepolisian bekerja sama dengan pihak terkait.





