BeritaHukum Dan Kriminal

Perangi Narkoba, Sopir Yesoe Dipaksa Kencing

PANGKALAN BUN, Kalteng.co – Demi melakukan pendeteksian dini penyalahgunaan peredaran narkoba. Kali ini sopir dan kru bus PO Yessoe menggelar tes urine. Mereka dipaksa kencing untuk dilakukan tes memastikan diri terbebas dari peredaran narkoba. Kegiatan ini bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten Kotawaringin Barat,belum lama ini.

Menurut Kepala BNN Kobar AKBP Bima Nugraha mengatakan, memberikan apresiasi atas inisiatif yang di lakukan jajaran Po Yessoe. Dengan melakukan mengambil langkah pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika (PGN) di lingkungan perusahaan nya. Terbukti dengan menggelar deteksi dini test urine kepada 20 orang karyawannya. Dan dari hasil pemeriksaan terhadap 20 orang karyawan, keseluruhannya di nyatakan negatif.

“Kami mendorong agar PO lainnya juga bisa ikut terlibat dan peduli khusnha antisipasi masalah narkoba. Kami yakin apabila kru bus bebas narkoba akan memberikan rasa aman dan nyaman serta keselamatan penumpang terjaga,” katanya.

Sementara itu Direktur PO Yessoe Evy Susiana mengatakan, bahwa tes urine yanh di lakukan ini sebagai bagian dan bentuk komitmen. Salah satunya sebagai bentuk upaya memerangi peredaran narkoba. Selain itu juga sebagai antisipasi dini mencegah adanya peredaran barang haram tersebut. Apalagi ini juga sudah menjadi agenda rutin pihaknya sehingga memastikan awak kru bus terbebas dari zat berbahaya ini. Sebanyak pengemudi dan kru yang ada di Pangkalan Bun ada 20 orang dan di Palangka Raya ada 14 orang sehingga total semuanya 34 orang menjalani tes Urine. Dan pihaknya pun menggunakan alat tes yang terbaik. 

“Kami ingin agar para sopir dan kru bus Po Yessoe terbebas dari narkoba. Kami tegaskan kalau ada yang di temukan pakai narkoba akan di pecat,” ujarnya. (son)

Related Articles

Back to top button