Perlindungan Pekerja Sawit Lamandau: 3.200 Orang Kini Terlindungi Jamsostek Melalui DBH Sawit

NANGA BULIK, Kalteng.co-Kabar baik datang bagi para pekerja di sektor sawit Kabupaten Lamandau. Sebanyak 3.200 pekerja kini resmi mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan (Jamsostek). Ini terwujud berkat program inovatif yang didanai melalui Dana Bagi Hasil (DBH) Sawit.
Program ini merupakan inisiatif Pemerintah Kabupaten Lamandau, yang diwujudkan melalui Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Lamandau, bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan Lamandau.
Peluncuran resmi program ini digelar di Aula Sekretariat Daerah pada Kamis (5/6/2025) dihadiri langsung oleh Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, Kepala OPD terkait, serta perwakilan dari BPJS Ketenagakerjaan.
Pentingnya Perlindungan Pekerja untuk Ekonomi Daerah
Dalam arahannya, Bupati Rizky Aditya Putra menyoroti peran krusial pekerja dalam menopang perekonomian daerah. “Ketika para pekerja menerima upah, kita bisa melihat dampaknya langsung di lapangan, aktivitas ekonomi meningkat, pasar ramai, warung makan penuh, itu pertanda perputaran uang berjalan,” kata Bupati.
Beliau juga menegaskan bahwa perlindungan terhadap pekerja bukan sekadar bentuk kepedulian, tetapi juga langkah strategis untuk menjaga stabilitas dan pertumbuhan ekonomi lokal. “Para pekerja layak mendapat jaminan atas hak-haknya, kita ingin mereka merasa aman, agar bisa terus produktif dan memberikan kontribusi nyata untuk Lamandau,” tegasnya.
Program Jamsostek ini, sambung Bupati, tidak hanya memberikan perlindungan dasar bagi pekerja, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah membangun sistem ketenagakerjaan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Memperluas Cakupan Jaminan Sosial
Kepala Disnakertrans Lamandau, Atie Dieni, menambahkan bahwa inisiatif ini sekaligus bertujuan untuk memperluas kepesertaan dalam program jaminan sosial di daerah. “Pemerintah ingin memastikan lebih banyak pekerja bisa terakses oleh perlindungan jaminan sosial. Kolaborasi dengan berbagai pihak menjadi kunci,” ujarnya.
Dengan diluncurkannya program ini, diharapkan para pekerja, khususnya di sektor perkebunan sawit, dapat bekerja lebih tenang dan sejahtera. Ini adalah langkah nyata Pemkab Lamandau dalam memastikan kesejahteraan dan keamanan para pahlawan ekonomi daerah. (man)



