BeritaUtama

Perlu Infrastruktur Layak untuk Menunjang Swasembada Daging di Sukamara


“Setelah dikunjungi Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo beberapa waktu lalu, kami juga ingin mengundang Presiden Joko Widodo untuk memastikan bahwa Kalteng siap swasembada daging sapi,” tegasnya.
Hal tersebut cukup beralasan, karena Kalteng memiliki perkebunan sawit yang mencapai 2 juta hektare. Hal itu akan sangat mendukung pengembangan sapi sawit. Hal itu pun sudah dijalani oleh sejumlah perusahaan baik korporasi maupun peternak sapi.
Selain itu, Provinsi Kalteng juga sedang mempersiapkan 10 ribu ekor sapi untuk dikirim ke DKI Jakarta dalam waktu beberapa bulan ke depan.
“Ini atas permintaan Menteri Pertanian dan sedang kami persiapkan dalam waktu satu atau dua bulan kedepan, Dirjen Peternakan juga akan datang mengunjungi Kalteng, sekaligus melihat budi daya sapi yang ada,” imbuhnya.
Hai ini menjadi semangat baru bagi Kalteng untuk makin berkembang ke depannya. Potensi daerah sangat melimpah. Tidak kalah dengan provinsi lain di Indonesia, seperti Nusa Tenggara Timur dan lainnya.
Karena itu, peluang ini perlu dijawab dengan kerja keras, kerja cerdas, dan kerja ikhlas untuk mewujudkan Kalteng yag lebih BERKAH. Bisa diwujudkan dengan dimulai dari hal yang kecil, menyesuaikan potensi serta sumber daya alam yang ada.
Apabila potensi daerah benar-benar dikembangkan maksimal, selain meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tapi juga berpotensi meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) melaui badan usaha milik daerah.
Gubernur juga memantau kondisi pantai di Sukamara yang cukup menjanjikan untuk dikembangkan sebagai objek wisata. Perlu didorong dan didukung oleh pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, maupun pemerintah pusat.
Potensi udang juga sangat menjanjikan di wilayah pesisir Kalteng. Dalam dua bulan ke depan akan ada panen udang yang diperkirakan mencapai 40 ton. Budi daya udang itu dinilai berpotensi untuk diekspor.
Menjadi peluang baru dalam membuka lapangan pekerjaan guna meningkatkan perekonomian masyarakat di wilayah pesisir. Bukan hanya di Sukamara, tetapi juga kabupaten lainnya di Kalteng.
Gubernue melihat bahwa setiap kabupaten memiliki potensi yang bisa dikembangkan. Karena itu, gubernur bersama jajaran berencana melakukan rapat dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), membahas skala prioritas program dengan mempertimbangkan potensi yang ada di setiap daerah.
Selain itu, gubernur juga memberi semangat kepada generasi muda untuk tak malu menjadi petani. Apalagi saat ini sedang gencar pengembangan Food Estate sebagai proyek strategis nasional di wilayah Kabupaten Kapuas dan Pulang Pisau. (*/ce/ala)

Laman sebelumnya 1 2

Related Articles

Back to top button