Jumat Agung, Umat Katolik Mengenang Wafat Yesus di Kayu Salib

PALANGKA RAYA, kalteng.co – Tablo (drama kisah sengsara Yesus) yang diperankan oleh anak-anak Misdinar (Putra-Putri Altar) Paroki Yesus Gembala Baik (YGB) Palangka Raya, menjadi momen yang sangat mengharukan dan berkesan bagi umat Katolik, terutama saat ibadat Jalan Salib Jumat Agung di Gereja Yesus Gembala Baik, Jumat (3/4).
Suasana khidmat menyelimuti Gereja Yesus Gembala Baik, saat umat Katolik melaksanakan ibadat Tablo, peringatan kisah sengsara Yesus Kristus yang diawali dengan doa pembukaan dan berkat penutup oleh Pastor Paroki YGB, Pastor Kornelius Falo SVD.
Pastor Paroki YGB Palangka Raya, Pastor Kornelius Falo SVD mengatakan, bahwa Jalan Salib ini memang tradisi dalam gereja Katolik. Jadi itu semua menceritakan tentang apa yang ditulis oleh keempat Injil tentang Yesus.

“Dalam tablo ini semua kita dapat melihat semua gerakan emosi dan lainnya. Artinya mau menggambarkan kepada kita bahwa apa yang terjadi dengan Yesus itu sungguh nyata. Dia merelakan segalanya. Dia mencintai kita dan memberi seluruh dirinya untuk kehidupan dan keselamatan kita,” terangnya.
Menurutnya, Yesus rela meneteskan darah, menumpahkan darah tanpa Dia bersalah. Dan itu semua ditumpahkan untuk menembus kita. Maka hari ini semua kita diam dan merenung merefleksikan tentang wafat Tuhan kita Yesus Kristus. (nue/aza)



