
KALTENG.CO-Arema FC berada dalam situasi yang kurang menguntungkan menjelang laga krusial pekan ini.
Dijadwalkan menjamu Madura United di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, sore nanti (Live Indosiar, 15.30 WIB), tim berjuluk Singo Edan ini harus menghadapi “jalan terjal” demi memutus tren negatif.
Sudah tiga pertandingan terakhir dilewati Arema FC tanpa satu pun kemenangan. Dengan catatan satu kekalahan dan dua hasil imbang, ekspektasi Aremania untuk melihat tim kesayangannya meraih poin penuh sangatlah tinggi. Namun, tantangan kali ini jauh lebih berat dari sekadar statistik di atas kertas.
Skuad Pincang: Tanpa Pelatih Kepala dan Top Skor
Kondisi internal Arema FC sedang tidak ideal. Di pinggir lapangan, tidak akan ada sosok pelatih kepala Marcos Santos. Ia harus pulang ke Brasil untuk mendampingi orang tuanya yang menjalani operasi. Kendali tim sementara diserahkan kepada sang asisten, Andre Caldas.
Di dalam lapangan, kondisinya tidak jauh berbeda. Arema dipastikan kehilangan beberapa pilar inti:
- Ian Puleio & Dalberto Luan: Absen akibat akumulasi kartu. Khusus Dalberto, sang top skor tim juga masih tertahan di Brasil karena kendala visa.
- Betinho & Anwar Rifa’i: Kondisinya meragukan setelah sempat dilaporkan mengalami demam.
Kepercayaan Diri Andre Caldas
Meski tampil “ompong” tanpa bomber utama, Andre Caldas tetap tenang. Ia menegaskan bahwa sistem permainan tidak akan berubah karena ia sudah bekerja sama dengan Marcos selama tiga tahun.
“Kami tahu Dalberto adalah pemain penting, tapi kami yakin penggantinya akan tampil maksimal. Tekanan belum menang dalam laga terakhir justru menjadi motivasi positif bagi kami untuk menang di kandang,” tegas Andre.
Gelandang Luis Gustavo juga menambahkan bahwa persiapan matang selama sembilan hari terakhir menjadi modal kuat untuk mengamankan tiga poin di Malang.
Madura United Datang dengan Luka
Beruntung bagi Arema, tim tamu Madura United juga tidak dalam kondisi prima. Laskar Sape Kerrab baru saja menelan dua kekalahan beruntun (brace kekalahan) dengan catatan pertahanan yang rapuh—kebobolan lima gol dan hanya mampu membalas satu gol.
Namun, pelatih Madura United, Carlos Parreira, tetap optimistis bisa mencuri poin. Sorotan utama tertuju pada bomber mereka, Balotelli. Striker asal Guinea-Bissau ini sedang dalam motivasi tinggi setelah mencetak gol debutnya ke gawang Persib Bandung pekan lalu.
“Gol itu penting bagi saya sebagai striker, tapi membantu tim meraih tiga poin adalah prioritas utama,” ujar Balotelli dengan penuh semangat.
Prediksi Susunan Pemain
AREMA FC (4-3-3):
- Kiper: Lucas Frigeri
- Belakang: Johan Alfarizie, Odivan Koerich, Yann Motta, Rifad Marasabessy
- Tengah: Hendro Siswanto, Jayus Hariono, Dendi Santoso
- Depan: Adam Alis, Dedik Setiawan, Gustavo Almeida
- Pelatih: Marcos Santos (Diwakili Andre Caldas)
MADURA UNITED (3-4-3):
- Kiper: Miswar Saputra
- Belakang: Pedro Roger Bonet, Fachrudin Aryanto, Jaimerson Xavier
- Tengah: Rifal Lastori, Alfin Tuasalamony, Kerim Palic, Bayu Gatra
- Depan: Paulo Sergio, Balotelli, Jaja
- Pelatih: Carlos Parreira
Head to Head & Prediksi Skor
Melihat kedua tim yang sama-sama kehilangan konsistensi dalam beberapa laga terakhir, duel ini diprediksi akan berjalan alot di lini tengah. Arema FC diuntungkan dengan status tuan rumah, namun absennya Dalberto bisa membuat daya gedor mereka tumpul. Di sisi lain, Madura United masih mencari bentuk pertahanan terbaiknya.
Prediksi Skor Akhir: Arema FC 1-1 Madura United. (*/tur)




