
KALTENG.CO-Lanjutan pekan ke-21 Super League 2025/2026 akan menyajikan duel sengit antara PSM Makassar menjamu Dewa United Banten FC. Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora B.J. Habibie, Parepare, pada Sabtu (14/2/2026) sore.
Laga ini diprediksi menjadi tantangan besar bagi tim tamu, mengingat tren performa dan kondisi skuad yang sedang tidak ideal.
Tantangan Fisik dan Mental Dewa United
Tim berjuluk Banten Warriors ini datang ke Sulawesi dengan beban jadwal yang sangat padat. Dalam tiga pekan terakhir, anak asuh Jan Olde Riekerink ini terus dipaksa melakoni laga tandang yang menguras energi.
Dari dua laga away sebelumnya, Dewa United hanya mampu memetik satu poin hasil dari satu kali imbang dan satu kekalahan. Pelatih kepala Jan Olde Riekerink mengakui bahwa intensitas perjalanan dan waktu pemulihan yang singkat menjadi kendala utama.
“Situasi ini bukan hal mudah bagi tim. Kami harus terus berpindah kota dalam waktu singkat, namun saya melihat ada perkembangan positif dari sisi mentalitas pemain,” ujar pelatih asal Belanda tersebut dalam konferensi pers di Parepare.
Badai Absensi Pemain Pilar
Kabar kurang sedap menghampiri pendukung Dewa United. Untuk laga krusial ini, sejumlah pemain inti dipastikan absen dan tetap berada di Jakarta. Nama-nama besar seperti Messidoro, Jaja, Nick, Noah, dan Rafael tidak masuk dalam rombongan tim ke Parepare.
Kehilangan lima pemain kunci ini tentu mereduksi kreativitas di lini tengah dan kedalaman bangku cadangan. Meski demikian, Riekerink tetap menunjukkan optimisme tinggi terhadap pemain yang dibawa.
“Kami percaya dengan kualitas skuad yang ada. Siapa pun yang turun besok memiliki kapabilitas untuk bersaing dan mencuri poin di kandang PSM,” tegas Riekerink.
Keangkeran Stadion Gelora B.J. Habibie
Di sisi lain, PSM Makassar dikenal sebagai tim yang sangat tangguh saat bermain di hadapan pendukungnya sendiri. Karakter permainan agresif dan determinasi tinggi khas “Ewako” seringkali membuat tim tamu kesulitan mengembangkan permainan.
Dukungan penuh suporter di Parepare diprediksi akan membuat tekanan bagi Dewa United berlipat ganda, terutama setelah mereka mengalami kendala ritme permainan akibat faktor cuaca pada pertandingan sebelumnya di Surabaya.
Head-to-Head & Kondisi Tim
Momentum Jaga Konsistensi Klasemen
Bagi Dewa United, laga ini bukan sekadar mengejar tiga poin, melainkan ujian karakter. Setelah dua hasil kurang memuaskan di partai tandang, membawa pulang poin dari Parepare akan menjadi suntikan moral yang sangat berharga untuk menjaga posisi mereka di papan atas klasemen Super League.
Kuncinya terletak pada kedisiplinan lini pertahanan dan efektivitas serangan balik untuk merespons tekanan beruntun dari tim Juku Eja sejak menit awal.
Apakah Banten Warriors mampu memberikan kejutan meski tanpa jenderal lapangan tengah mereka, atau justru PSM Makassar yang semakin kokoh di puncak? Mari kita nantikan sore ini. (*/tur)



