BeritaUtama

Tersangkut Kasus Penganiayaan, Polisi Minta HL Penuhi Panggilan Polisi

PALANGKA RAYA-kalteng.co Penyidikan kasus dugaan penganiayaan yang menimpa simpatisan pasangan calon nomor urut 01 di Lamandau masih berlanjut. Dalam siaran persnya, Kapolda Kalteng Irjen Pol Dedi Prasetyo melalui Kabidhumas Polda Kalteng Kombes Pol Hendra Rochmawan menyampaikan perkembangan kasus penganiayaan yang dilakukan oleh oleh terduga pelaku berinisial HL.

Polda Kalteng memerintahkan Kapolres Lamandau untuk memproses kasus tersebut secara profesional dan tegas.
“Setelah kemarin memeriksa lima orang saksi, maka hari ini telah menambahkan keterangan dua orang saksi yang telah selesai untuk menguatkan kejadian tersebut,”ujarnya malam ini (10/12).
Di samping itu setelah memeriksa beberapa orang dalam kejadian tersebut baik korban maupun saksi, penyidik Polres lamandau juga telah menyita rekaman dari CCTV yang merekam kejadian tersebut.
Kapolres Lamandau telah selesai melakukan gelar perkara dan dilanjutkan besok (11/12) akan mengirimkan surat panggilan kepada HL untuk diambil keterangannya.
“Kami minta HL dapat memenuhi surat panggilan tersebut,”tegasnya.
Sebelumnya, telah dilakukan penyidikan sebanyak dua orang saksi sekaligus korban dengan inisial AR dan JI
dan tiga orang saksi pada kejadian tersebut dengan inisial DT, HP, IM. Adapun proses visum et refertum sudah kami serahkan ke RS.
Diberitakan sebelumnya

Terjadi ketegangan antara dua tokoh politik dari wilayah barat, yakni antara Marukan Hendrik dan Hendra Lesmana. Bahkan, keduanya saling lapor ke pihak berwajib atas dugaan kasus penganiayaan dan pencemaran nama baik.  

Marukan Hendrik yang merupakan mantan Bupati Lamandau dan juga ketua tim pemenang paslon nomor urut 01 Kabupaten Lamandau, melaporkan Bupati Lamandau H Hendra Lesmana ke Polres Lamandau atas dugaan kekerasan terhadap tim pemenangan paslon 01. 
“Pak H Hendra datang langsung memukul orang-orang yang ada di lapangan tersebut,” kata Marukan dalam keterangan persnya yang diterima Kalteng Pos, Selasa (8/12). (ram)

Related Articles

Back to top button