
Tetap Ketat Menerapkan Protokol Kesehatan
Terpisah, Kepala Sekolah dari SDN 1 Bukit Tunggal Hardani mengatakan, murid baru di sekolah yang di pimpinnya berjumlah 89 orang. Di bagi ke dalam tiga kelas. MPLS di isi dengan pengenalan guru, teman-teman kelas, maupun aturan tata tertib sekolah.Pria yang baru di lantik menjadi kepala sekolah pada 15 Juni lalu itu berharap pandemi Covid-19 benar-benar hilang, agar kegiatan belajar mengajar berjalan efektif dan maksimal.
Terpisah, Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya Jayani menyampaikan, terkait ancaman meluasnya Covid-19 varian baru, pihaknya sudah menekankan ke sekolah-sekolah agar tetap ketat menerapkan protokol kesehatan.
Di singgung soal potensi di adakannya kembali pembelajaran secara daring, Jayani mengatakan bahwa pihaknya menyesuaikan kebijakan pemerintah pusat. “Kami akan menyesuaikan dengan kebijakan pemerintah, apakah tetap tatap muka atau di laksanakan secara daring lagi,” tuturnya.
Untuk diketahui publik, lanjut Jayani, sejak masa penerimaan peserta didik baru (PPDB) hingga MPLS ini, belum ada pengaduan dari orang tua peserta didik. Dalam pelaksanaannya pun tidak di temui kendala. Terkait jumlah peserta didik di dalam kelas, Jayani menjelaskan bahwa setiap kelas idealnya di tempati 28 murid, dengan batas maksimal 32 murid.
“Untuk tingkat SD, setiap kelasnya idealnya di isi 28 murid, tapi kami mendapat kabar bahwa ada yang lebih dari itu. Sebenarnya itu tidak masalah, asalkan batas maksimalnya 32 murid sembari mempertimbangkan kondisi sarana prasarana yang ada,” pungkasnya. (win/qin/jrl/adf/irj/ce/ram)




