Tuntut Keadilan Penganiayaan oleh Oknum Satpam

Tuntut Keadilan
TAK TERIMA : Pihak keluarga menunjukan foto pascakekerasan yang dialami anakya, Senin (13/9/2021) siang. FOTO: OIQ/KALTENG.CO

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Tuntut keadilan penganiayaan oleh oknum satpam perusahaan dilakukan orang tua dari anaknya yang jadi korban, Oby Sanjaya.

Pihak keluarga mendatangi Gerakan Pemuda Dayak (Gerdayak) Kalteng mencari solusi terbaik atas kasus yang sudah berlarut hingga tanpa penyelesaian selama satu bulan terakhir.

Edwin Saprin (65), orang tua Oby Sanjaya, mengaku sejak di laporkan pada 9 Agustus 2021 di Polsek Mentaya Hulu dan Polres Kotawaringin Timur, belum ada hasil positif didapatkan. Terduga pelaku masih terus berkeliaran dan bekerja di perusahaan tersebut.

Baca Juga:  Juru Parkir Penganiaya Petugas Dishub Diringkus

“Kami sudah berkali-kali menanyakan ke Polres Kotim, namun jawabannya selalu masih dalam pengembangan. Belum ada tindak lanjut. Untuk itu kita datang ke Gerdayak mencari solusi terbaik untuk tuntut keadilan,” katanya, Senin (13/9/2021) siang.

Baca Juga:  PPKM Turun Level Harapkan Ekonomi Berkembang

Senada, Nor Eklin Hidayat (37), kakak korban, menerangkan jika peristiwa penganiayaan tersebut berada di Desa Santilik, kecamatan Mentaya Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur.

Waktu itu ia kaget menemukan adiknya sudah bersimbah darah dengan posisi tangan terborgol oleh puluhan oknum satpam perusahaan tersebut. Ia mendapati adiknya sudah tidak sadarkan diri.