Viral di Media Sosial: Kantor Polsek Kayangan Lombok Membara! Diduga Akibat Pemerasan dan Tekanan Polisi

KALTENG.CO-Sebuah video yang memperlihatkan situasi mencekam di Kantor Polsek Kayangan, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB), viral di media sosial. Dalam video tersebut, terlihat massa merusak dan membakar kantor polisi. Insiden ini diduga dipicu oleh kemarahan warga terhadap tindakan oknum polisi.
Kronologi Kejadian:
Awal mula kemarahan warga dipicu oleh kasus dugaan pencurian ponsel. Kasus tersebut sebenarnya telah diselesaikan secara damai, dengan pengembalian ponsel dan pembayaran denda sebesar Rp 2 juta.
Namun, beredar kabar bahwa seorang pemuda yang dituduh mencuri ponsel tersebut mendapatkan tekanan dari oknum polisi. Tekanan ini diduga menyebabkan pemuda tersebut depresi dan akhirnya bunuh diri.
Selain itu, ada dugaan pemerasan yang dilakukan oleh oknum polisi terhadap warga yang terlibat dalam kasus tersebut. Warga menuding bahwa polisi meminta uang sebesar Rp 5 juta untuk “menutup perkara”.
Kemarahan warga memuncak, dan pada Senin (17/3/2025) malam, ratusan massa menyerang dan membakar Kantor Polsek Kayangan.
Pernyataan Pihak Terkait:
Kepala Desa Kayangan, Edi Kartono, membenarkan adanya insiden tersebut. Ia mengatakan bahwa kemarahan warga dipicu oleh dugaan tekanan polisi yang menyebabkan seorang pemuda bunuh diri.
Pihak kepolisian dari Polda NTB telah mengkonfirmasi kejadian tersebut dan menyatakan bahwa situasi di Kayangan telah kondusif. Saat ini polisi tengah melakukan penyelidikan untuk mengusut penyebab kejadian tersebut. (*/tur)



