Berita

Warga Tak Mau Mengungsi

Image Image

KASONGAN, Kalteng.co – Banjir besar di wilayah Kabupaten Katingan saat ini masih terjadi. Akibat bencana ini ribuan rumah penduduk di 8 kecamatan terendam. Meski demikian, masih banyak warga tetap bertahan di kediamannya, dan tidak mau mengungsi di tempat yang disediakan oleh Pemerintah. “Kita sudah berupaya meminta mereka, lebih baik mengungsi saja. Tempat sudah kita siapkan, dapur umum juga ada. Mereka bisa makan minum ditempat itu. Tapi masih banyak yang tidak mau mengungsi,” kata Bupati Katingan Sakariyas kepada wartawan di kantornya, Rabu (16/9).
Dia tidak tahu apa yang menjadi alasan warga tetap bertahan di rumah yang terendam banjir. Padahal kata Bupati, dengan kondisi air seperti itu sangat bahaya. Apalagi bagi yang memiliki anak-anak, maupun orang tua yang sudah lanjut usia. “Makanya kita selalu meminta kepada warga, supaya memilih tempat aman. Sampai kondisi normal,” ucapnya.
Selain menyiapkan dapur umum, hingga tempat pengungsian, mereka juga telah menyiapkan layanan kesehatan bagi korban banjir ini. “Semua gratis tidak ada pungutan biaya,” ungkapnya.
Kemudian mengenai kondisi bencana alam banjir kali ini, menurut orang nomor satu merupakan bencana banjir terparah bila dibandingkan dengan tahun 2006, maupun 2017 lalu. Dia sudah mengecek secara langsung ke lapangan mulai dari Kecamatan Tewang Sangalang Garing, Pulau Malan, dan Katingan Tengah. “Kondisi sangat parah. Namun informasi sekarang, di wilayah hulu sudah mulai surut. Yang menjadi kekhawatiran kita, dua kecamatan dibawah. Yaitu Kamipang dan Tasik Payawan. Pengalaman sebelumnya, dua kecamatan ini banjirnya berlangsung lama. Karena ada pertemuan air pasang surut,” terangnya.
Untuk itu mereka sekarang, terus siaga dan mempersiapkan berbagai bantuan untuk penanggulangan bencana banjir ini. “Kepada warga, saya berharap agar bersabar. Semoga bencana ini segera berakhir,” tandasnya.(eri/ala)

Image Image Image Image Image Image Image

Related Articles

Back to top button