
KALTENG.CO-Pidato Presiden RI Prabowo Subianto pada sesi debat umum Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, Amerika Serikat, Selasa (23/9/2025), menuai apresiasi luar biasa. Tidak hanya dari delegasi asing, tetapi juga dari dalam negeri.
Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai, yang turut mendampingi Presiden, secara terang-terangan melontarkan pujian setinggi langit atas penampilan Prabowo di forum internasional tersebut.
Landasan Kemanusiaan Universal dalam Pidato Prabowo
Berbicara dari New York pada Rabu (24/9), Natalius Pigai menilai bahwa Presiden Prabowo telah tampil gemilang di hadapan forum dunia. Menurutnya, pesan-pesan yang disampaikan tidak hanya tegas, tetapi juga sarat dengan landasan kemanusiaan universal yang kuat.
“Terus terang pidato yang disampaikan Bapak Presiden sangat membanggakan, pesan-pesannya jelas dengan landasan kemanusiaan universal yang kuat, tentang perdamaian, keadilan, kesetaraan, tanpa diskriminasi dan dukungan penuh pada PBB,” ujar Natalius Pigai. “Beliau tampil gemilang dan membanggakan.”
Bukan sekadar pujian biasa, Natalius Pigai bahkan memberikan bukti nyata antusiasme audiens. Ia menghitung sambutan meriah yang diberikan para hadirin sepanjang pidato berlangsung.
“Saya sendiri hitung ada sembilan kali sambutan tepuk tangan meriah sepanjang Bapak Presiden pidato,” sambungnya, menunjukkan dampak kuat yang ditimbulkan oleh pernyataan Presiden.
Wibawa Indonesia Meningkat, Tokoh Dunia Beri Apresiasi
Kebanggaan Natalius Pigai semakin bertambah melihat respons positif dari para pemimpin dan delegasi dunia. Ia menyaksikan sendiri bagaimana Indonesia berhasil menunjukkan wibawa di panggung internasional berkat pernyataan tegas Prabowo Subianto.
Beberapa kepala negara dan tokoh dunia bahkan secara khusus mendatangi Presiden Prabowo untuk memberikan apresiasi. Natalius Pigai menyebutkan nama-nama besar yang turut menyalami dan memuji pidato tersebut, termasuk Presiden Brasil, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, Perdana Menteri Papua Nugini (PNG), hingga Perdana Menteri Australia.
“Setelah Bapak Presiden pidato, beberapa kepala negara datang salaman termasuk Presiden Brasil, juga Presiden Turki Erdogan, Perdana Menteri PNG, Australia, dan lain-lain juga datang,” tuturnya.
Natalius Pigai menegaskan bahwa momen tersebut telah menaikkan marwah bangsa. “Jujur saja, saya bangga karena wibawa dan marwah kita naik dan berdiri dengan kepala tegak… President Prabowo top. PM Australia dan Ibu Penny Wong, dll juga salami dan apresiasi Presiden kita,” tambahnya.
Delegasi Dunia: ‘Your President Eloquent’
Momen apresiasi tidak berhenti di kalangan kepala negara. Usai berpidato, suasana di hall PBB dipenuhi pujian dari berbagai delegasi yang datang menghampiri rombongan Indonesia.
“Seusai pidato kami agak lama di hall dan banyak delegasi dari hampir lima benua kita salaman dan ngobrol; rata-rata menyapa ‘your president eloquent’ [Presiden Anda fasih/bersemangat],” ungkap Natalius Pigai.
Kutipan tersebut menunjukkan bahwa pidato Prabowo di PBB benar-benar meninggalkan kesan mendalam secara global. Natalius Pigai menyimpulkan rasa bangganya dengan optimisme.
“Membanggakan dan bangga punya presiden berkualitas dunia,” pungkasnya.
Dalam Sidang Umum PBB tersebut, Presiden Prabowo diketahui didampingi oleh beberapa menteri kunci, termasuk Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya, serta Menteri HAM Natalius Pigai.
Pujian dari Pigai menjadi sorotan, menekankan kualitas diplomasi dan pesan kemanusiaan yang dibawa Indonesia ke kancah global. (*/tur)




