Ekonomi Bisnis

BI Bangun Gedung Baru di Kalteng

PALANGKA RAYA,kalteng.co – Kantor Perwakilan Dalam Negeri (KPwDN) secara umum memiliki fungsi untuk mendukung pemerintah daerah maju dalam bidang ekonomi dan keuangan, serta menyejahterakan rakyat.

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menekankan hal tersebut dalam agenda Ground Breaking Pembangunan Gedung Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Rabu (4/11).

Lanjut Perry, ada tiga fokus KPwDN dalam melaksanakan fungsinya. Pertama, KPwDN bersama mitra strategis memajukan ekonomi dan keuangan daerah, baik di dalam merumuskan kebijakan maupun mengimplementasikannya. Kedua, bidang sistem pembayaran khususnya elektronifikasi diberbagai provinsi yang mengalami kemajuan, seperti elektronifikasi dalam transaksi pemerintah dan QRIS dalam mendukung UMKM. Ketiga, bidang pengedaran uang, komitmen BI menyediakan uang layak edar (ULE) termasuk ke daerah terdepan, terluar, terpencil.

Sementara Plt Gubernur Kalteng, Habib Ismail Bin Yahya memberikan apresiasi kepada KPwBI Kalteng. Perannya dalam mendukung pemerintah daerah khususnya Pemprov Kalteng untuk melakukan koordinasi pengendalian inflasi, mendorong pengenalan dan akses terhadap perbankan, serta menjaga stabilitas keuangan daerah adalah sangat strategis dalam menjaga pertumbuhan ekonomi daerah.

“Dukungan serta sinergi KPwBI Prov Kalteng dan Prov Kalteng diharapkan selain mengemban tanggung jawab pembangunan infrastruktur yang merata, juga dapat menghasilkan konektivitas dan efisiensi rantai distribusi yang membaik. Dengan demikian, dapat mendukung ekonomi Kalteng,” ucapnya.

Fasad gedung baru BI menampilkan citra BI sebagai bank sentral. Hal ini diwujudkan dalam arsitektur gaya modern konservatif, yang memiliki karakter formal, kokoh, monumental dan berwibawa, namun tetap memperhatikan keseimbangan dan keserasian terhadap lingkungan dan budaya setempat.

Fasad ini memiliki empat cirri utama. Pertama, bangunan kokoh, berwibawa dan monumental. Hal ini melambangkan kekokohan BI dalam bermitra untuk mengawal, baik stabilitas maupun pertumbuhan ekonomi. Kedua, harmonisasi. Komitmen BI untuk terus bersinergi dengan mitra-mitra strategis di daerah diwujudkan dalam berbagai ornamen yang menampilkan kearifan lokal. Ketiga, konsep yang terbuka dan transparan, diwakili oleh penataan ruang kantor yang didesain dengan sistem open layout untuk memaksimalkan komunikasi terbuka. Hal ini merepresentasikan upaya BI yang ingin membawa alam keterbukaan kepada mitra strategis di daerah. Keempat, green environment. Efisiensi dan kepedulian terhadap lingkungan diwujudkan dengan penerapan prinsip green building, penghematan energi dengan penggunaan teknologi pengolahan air limbah, listrik tenaga surya dan penggunaan building automation system pada operasional peralatan mekanikal elektrikal.

Gedung baru KPwBI Kalteng akan dibangun di atas lahan seluas 20.386,35 m2. Bangunannya seluas 10.049 m2 terdiri dari bangunan utama, bangunan penunjang, bangunan utilitas dan fasilitas ibadah yang mendukung program budaya kerja BI Religi, dapat memfasilitasi kebutuhan pegawai BI untuk 30 tahun kedepan.

Pembangunan gedung KPwDN merupakan komitmen BI untuk mendukung pembangunan ekonomi daerah. Wujudnya tidak hanya dalam bidang ekonomi, namun juga melalui sarana dan prasarana yang dapat menjadi kebanggaan pemerintah dan masyarakat setempat. (hms/aza)

Related Articles

Back to top button