Kategori Lapangan Usaha Administrasi Pemerintahan Terkontraksi

“Peranan keempat lapangan usaha tersebut dalam perekonomian Kalteng mencapai 61,55 persen. bila dilihat dari penciptaan sumber pertumbuhan ekonomi Kalteng tahun 2021, konstruksi memberikan andil paling besar 0,65 persen, diikuti industri pengolahan 0,64 persen serta pertanian, kehutanan dan perikanan 0,63 persen,” sebutnya.
Eko menjelaskan, untuk pertumbuhan ekonomi Kalteng triwulan IV-2021 dibanding triwulan IV-2020 (y-on-y) mengalami pertumbuhan 7,61 persen. Terdapat tiga lapangan usaha yang mengalami kontraksi. Konstraksi terbesar terjadi pada kategori industri pengolahan sebesar 8,67 persen. Lapangan usaha yang mengalami pertumbuhan terbesar adalah pertambangan dan penggalian 47,96 persen diikuti konstruksi 15,93 persen.
“Bila dilihat dari penciptaan sumber pertumbuhan ekonomi Kalteng triwulan-IV 2021 (y-on-y), Kategori pertambangan dan penggalian menjadi sumber pertumbuhan tertinggi sebesar 5,18 persen,” terangnya.
Ia juga menyampaikan, ekonomi Kalteng triwulan IV 2021 tumbuh 6,92 persen dibandingkan triwulan sebelumnya (q-to-q). Pertumbuhan tertinggi dicapai oleh kategori pertambangan dan penggalian 24,39 persen diikuti kategori jasa lainnya 23,04 persen serta konstruksi 18,06 persen.
Sementara, kategori informasi dan komunikasi; jasa keuangan; dan pertanian, kehutanan dan perikanan mengalami kontraksi masing-masing 4,45 persen; 4,23 persen dan 4,22 persen.
“Bila dilihat dari penciptaan sumber pertumbuhan ekonomi Kalimantan Tengah triwulan-IV 2021 (q-to-q), kategori pertambangan dan penggalian menjadi sumber pertumbuhan tertinggi sebesar 3,11 persen,” tandasnya. (aza)




