Segera Bayar Pajak Sebelum 30 September 2021

Untuk Mendapatkan Hadiah Utama Dua Sepeda Motor
pajak
HADIAH UNDIAN: Dua sepeda motor terpanjang di halaman Kantor BPPRD Palangka Raya, Kamis (16/9). Hadiah ini merupakan stimulus bagi wajib pajak supaya bisa membayar pajak tepat waktu.

PALANGKA RAYA, kalteng.co – Akhir 30 September 2021 merupakan ba­tas pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan, Perdesaan Perkotaan (PBB-P2). Agar tidak terkena denda sebesar 2 persen per bulan, maka Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya melalui Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Palangka Raya mengajak masyarakat di kota cantik untuk membayar pajak sebelum itu.

Kepala BPPRD Palangka Raya, Aratuni Djaban, mengatakan, sebelumnya berakhirnya ba­tas waktu pembayaran PBB-P2 tersebut, pihaknya sudah melakukan berbagai upaya dan kegiatan gerakan sadar memba­yar (GSM) pajak.

Kepala BPPRD Kota Palangka Raya, Aratuni Djaban

“Karena gerakan ini adalah sebuah proses, maka ada kegia­tan yang mengisinya. GSM pajak ini lebih banyak pada informasi pajak, sosialisasi dan eduksi untuk membayar pajak tepat waktu, selain itu juga seperti biasanya di akhir September dilaksanakan kegiatan puncak yaitu pengundian hadiah bagi wajib pajak,” kata Aratuni kepada Kalteng Pos, Kamis (16/9).

Baca Juga:  BPJAMSOSTEK Berkerjasama dengan Kejaksaan se-Kalteng

Berita Terkait……Bayar Pajak Raih Kesempatan Dapat Motor

Aratuni menegaskan, ke­giatan puncak yang merupakan bagian dari program GSM ini adalah cara Pemer­intah Kota melalui BPPRD untuk memberikan reward kepada masyarakat yang taat membayar pajak tepat waktu.

Baca Juga:  Frekuensi Penerbangan di Kalteng Lebih Rendah

“Jadi nanti ada banyak undian berhadiah yang akan kita berikan. Untuk hadiah utama ada dua sepe­da motor. Ada pula hadiah hiburan lainnya, seperti kulkas, TV, sepeda dan be­berapa barang elektronik lainnya,” bebernya.

“Sebenarnya acara puncak ini lebih kepada kebijakan Pemerintah Kota untuk memberikan stimulus kepada wajib pajak, supaya terus bisa membayar pajak tepat waktu. Jadi stimulus tahun ini ada dua, yang pertama keringanan memba­yar pajak, yang kedua mendapat­kan hadiah melalui pengundian ini,” tandasnya. (aza)