Sarankan Potensi Sektor Usaha Mikro Dimaksimalkan
BUNTOK, Kalteng.co – Sarankan potensi sektor usaha mikro dimaksimalkan. Pemerintah Daerah Barsel melalui Dinas Koperasi Perdagangan dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Barito Selatan terus berupaya meningkatkan partisipasi masyarakat setempat untuk ber wira usaha di bidang usaha mikro.
Demikian dikatakan Bupati Barsel, H. Eddy Raya Samsuri ST, saat berkunjung ke lokasi wisata sanggu, Minggu (31/10/2021).
Dikatakan, melalui berbagai pelatihan dan bantuan sarana serta prasarana pendukung, diharapkan dapat menumbuhkan usaha swadaya dari masyarakat.
Menurut di, melihat data pada tahun-tahun sebelumnya, Dinas Koperasi Perdagangan dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Barito Selatan telah berhasil mendata sebanyak seratus lebih koperasi di daerah itu.
Dengan jumlah seratus lebih koperasi itu, pemkab Barsel melalui berbagai program yang telah disusun, dapat meningkatkan lagi upaya-upaya dari koperasi yang ada untuk memaksimalkan sektor usaha mikro bagi masyarakat, terutama anggotanya.
“Mengingat banyaknya sektor usaha yang belum tergali di Barsel ini, diharapkan pada tahun 2022 peran serta usaha mikro dapat meningkat.” Ungkapnya,
Adapun usaha yang menjadi prioritas pengembangan, sebutnya, terdiri dari sektor industri, dan pertanian. Dimana untuk sektor industri, difokuskan pada pembinaan industri rumah tangga (home industry), seperti usaha kerajinan rotan, meubeler, garmen dan berbagai usaha skala mikro lainnya.
Ia menambahkan, Pemkab Barsel tidak memberikan bantuan kepada para pengusaha mikro dalam bentuk dana bantuan, melainkan dalam bentuk penyediaan sarana dan prasarana penunjang usaha.
Ini dimaksudkan untuk menumbuhkan kemandirian berusaha dari para pengusaha lokal.
“ Kemandirian merupakan kunci utama kesuksesan dari setiap usaha, sehingga dengan adanya hal ini, diharapkan melahirkan swadaya masyarakat yang mampu tampil sebagai seorang wira usahawan yang handal.” Tambahnya sarankan potensi.
Ditanya terkait proses pendaftaran untuk mendapatkan bantuan usaha mikro, orang nomor satu di jajaran Pemkab Barsel itu menerangkan, bahwa ada tahapan yang harus dilalui terlebih dahulu antara lain pengajuan proposal jenis kegiatan yang diketahui oleh kepala desa setempat. Untuk kemudian di akomodir untuk diusulkan pemberian bantuan.
“ Yang pasti, bantuan tidak diberikan dalam bentuk biaya operasional, melainkan berupa sarana atau prasarana penunjang usaha.” Ujarnya.(ner)




