Hukum Dan Kriminal

Barang Bukti Sabu Meningkat Drastis, 11 Bulan Mencapai 33 Kg

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Barang bukti sabu-sabu meningkat drastis. Dalam kurun 11 Bulan saja sudah mencapai 33 kilogram. Pengungkapan ini dilakukan oleh Polda Kalteng dan polres-polres jajarannya.

Dirresnarkoba Polda Kalteng Kombes Pol Nono Wardoyo mengatakan, jumlah barang bukti yang berhasil diungkap selama periode 1 Januari-30 November 2022 mengalami pengingkatan yang cukup fantastis.

“Untuk Polda Kalteng dan jajaran berhasil mengungkap 658 kasus dengan jumlah 820 tersangka dan barang bukti yang disita, yaitu pil ekstasi sebanyak 335 butir, 33127,45 gram atau 33,12 kg, ganja 96,23 gram, tembakau gorila 12,87 gram, karisoprodol 7.926 butir dan daftar g 2.701 butir,” katanya, Selasa (13/12/2022).

Menurutnya, jdibandingkan tahun sebelumnya, yakni pada tahun 2021 itu mencapai sekitar 16 kg. Sementara dengan capaian di tahun 2022 sampai dengan November ini saja sudah mencapai 33 kg.

“Kenaikan atau jumlah barang bukti khusunya sabu-sabu ini sudah luar biasa. Artinya ada kenaikan 2 kali lipat 100 persen,” imbuh perwira dengan tiga melati di pundaknya ini.

Disebutkannya, selama tahun 2022 ini untuk peredaran narkoba di Kalteng sudah sangat cukup tinggi. Meningkatnya jumlah barang bukti ini membuktikan keseriusan Polda Kalteng dan jajaran.

“Karena beberapa kasus yang diungkap paling banyak diungkap ini terjadi di Polres jajaran. Terutama yang berada di jalur masuknya narkoba di Bumi Tambun Bungai,” paparnya.

Adapaun sejumlah jaringan peredaran narkoba yang telahberhasil diungkap, yakni Pontianak-Lamandau, Pontianak-Pangkalan Bun, Pontianak-Sampit-Katingan-Palangka Raya. Ini jalur yang selama ini sudah menjadi daerah penyebaran narkoba.

“Kemudian ada juga jaringan lainnya, yaitu Banjarmasin-Palangka Raya, Banjarmasin-Gunung Mas, Banjarmasin-Barito Timur-Barito Selatan. Banjarmasin-Kapuas-Pulang Pisau,” tandasnya. (oiq)

Related Articles

Back to top button