Ketua Komisi II DPRD Kalteng Dukung Huma Betang Night: Inovasi Budaya dan Ekonomi Masyarakat

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Hj. Siti Nafsiah, menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Huma Betang Night, program rutin yang di gagas oleh Pemerintah Provinsi Kalteng sebagai bentuk inovasi pemanfaatan ruang publik sekaligus pelestarian budaya lokal.
Menurutnya, kegiatan yang di gelar di Bundaran Besar Palangka Raya ini merupakan langkah nyata menyelaraskan pembangunan daerah dengan identitas budaya masyarakat Dayak, khususnya falsafah Huma Betang yang menjunjung nilai kebersamaan, keterbukaan, dan persatuan.
“Ini adalah contoh konkret bagaimana pembangunan bisa menyatu dengan nilai-nilai budaya lokal. Komisi II sangat mengapresiasi langkah ini,” ujarnya, Selasa (8/7/2025).
Lebih dari sekadar perayaan budaya, Huma Betang Night juga di nilai politisi perempuan dari Fraksi Partai Golkar ini mampu membuka ruang untuk pengembangan sektor UMKM dan ekonomi kreatif. Meski demikian, Siti Nafsiah menekankan, pentingnya evaluasi menyeluruh agar dampaknya benar-benar di rasakan oleh masyarakat.
“Yang terpenting adalah seberapa besar manfaat kegiatan ini bagi pelaku UMKM, tingkat kepuasan masyarakat, dan sejauh mana komunitas seni dan budaya di libatkan secara aktif,” jelasnya.
Pemerintah Perlu Menyiapkan Rambu Yang Jelas
Siti Nafsiah juga mendorong agar pendekatan pelaksanaan kegiatan tidak bersifat kaku dan birokratis. Sebaliknya, kegiatan harus membuka ruang partisipasi luas dari masyarakat, termasuk komunitas lokal.
Dari sisi teknis, ia menyoroti persoalan pengalihan arus lalu lintas di sekitar lokasi acara. Menurutnya, penutupan jalan yang di lakukan tanpa perencanaan matang dapat menimbulkan keluhan dari warga pengguna jalan.
“Pemerintah perlu menyiapkan rambu yang jelas, jalur alternatif yang aman, serta area parkir yang memadai. Ini penting agar kegiatan berjalan tertib dan tidak menimbulkan gangguan,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan, keamanan, dan keterlibatan komunitas lokal sebagai bagian integral dalam setiap pelaksanaan event publik seperti Huma Betang Night.
“Komisi II akan terus mendukung program-program berbasis kearifan lokal, selama pelaksanaannya di lakukan dengan perencanaan matang dan berdampak nyata bagi masyarakat Kalteng,” pungkas Hj. Siti Nafsiah. (pra)
EDITOR : TOPAN



