Hukum Dan Kriminal

Lari ke Pulau Jawa, Pelaku Cabul Ditangkap

PANGKALAN BUN, Kalteng.co – Satuan Reserse Kriminal Polres Kotawaringin Barat, kembali mengamankan pelaku pencabulan. Kali ini pelaku bernama Nivit tega mencabuli anak dibawah umur. Kejadian ini terjadi sejak 2020 lalu.

Seorang gadis berumur 16 tahun diperlakukan tidak senonoh oleh pelaku yang menyebabkan hamil. Orang tua korban tidak terima dan   akhirnya melaporkan kejadian ini ke kepolisian. Pelaku sendiri ditangkap ketika melarikan diri hingga ke Pulau Jawa.

Kapolres Kobar AKBP Bayu Wicaksono melalui Waka Polres Kompol Whihelmus Helky pada saat menggelar rilis mengatakan, kejadian ini sendiri sudah ditangani dan diproses sesuai aturan berlaku.

Kasus ini bermuka ketika pelaku dan  korban adalah sepasang kekasih. Pelaku yang berumur 22 tahun menjalin hubungan dengan gadis berusia 16 tahun.

Rupanya pacaran yang dilakukan selama ini awalnya berjalan biasa. Entah kenapa pelaku yang kala itu berkunjung kerumah korban mendadak memeluk dari belakang.

https://kalteng.co

Korban yang kaget hanya bisa pasrah dan sempat berontak meminta dilepaskan. Pelaku  yang diduga hasratnya memuncak meminta korban agar memberikan pelayanan layaknya suami istri.

“Korban sempat mengelak dan tidak mau menuruti kemauan pelaku, tetapi tangannya bertindak cabul. Aksi ancaman dan iming-iming disampaikan pelaku bahwa kalau nanti hamil korban akan dinikahi,” katanya.

Akhirnya setiap pasangan ini bertemu dan pelaku selalu meminta agar diberikan pelayanan. Kejadian ini  sendiri  sudah terjadi  beberapa kali,hingga membuat korban akhirnya hamil.

Mengetahui sang pujaan ini hamil diluar nikah, pelaku jutsru mengambil langkah kabur. Dengan pergi ke Pulau Jawa untuk menghindari kejaran sang pacar yang menagih janji untuk dinikahi.

Beberapa kali permintaan tidak digubris malah pelaku menghilang, akibatnya orang tua korban melaporkan kejadian ini ke kepolisian.

“Pelaku berhasil kami tangkap di kampung halamannya di Pulau Jawa. Saat ini sudah diproses dan ditahan sesuai aturan yang berlaku,” pungkasnya.(son)

Related Articles

Back to top button