EKSEKUTIFPEMKAB BARITO UTARA

Angka Kemiskinan dan Pengangguran Tunjukkan Tren Penurunan

MUARA TEWEH,Kalteng.co – Pemerintah Kabupaten Barito Utara mencatatkan sejumlah capaian positif pada indikator makro pembangunan manusia sepanjang Tahun Anggaran 2025. Hal tersebut terungkap dalam pidato pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Barito Utara Tahun 2025 yang disampaikan Wakil Bupati Felix, mewakili Bupati H Shalahuddin, dalam Rapat Paripurna I Masa Sidang II DPRD Barito Utara, Senin (30/3).

Dalam pidatonya, Wakil Bupati Felix memaparkan bahwa Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Barito Utara terus menunjukkan peningkatan signifikan. Capaian ini menjadi indikator penting keberhasilan pembangunan di bidang pendidikan, kesehatan, dan daya beli masyarakat. “Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Barito Utara mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Pada 2024, IPM mencapai 72,71, sehingga pada 2025 meningkat menjadi 73,58,” ujarnya.

Peningkatan kualitas hidup masyarakat juga tercermin dari menurunnya angka kemiskinan dan tingkat pengangguran. Berbagai program intervensi sosial dan penguatan ekonomi kerakyatan yang dijalankan pemerintah daerah mulai menunjukkan hasil positif. “Angka kemiskinan pada 2024 sebesar 5,67 persen, dan pada 2025 menurun menjadi 5,52 persen. Sementara itu, angka pengangguran juga turun dari 4,71 persen menjadi 4,54 persen,” paparnya.

Meski terjadi perlambatan pertumbuhan ekonomi yang tercatat negatif 3,12 persen dibanding tahun sebelumnya, pendapatan per kapita masyarakat justru mengalami kenaikan. Hal ini menunjukkan daya beli masyarakat relatif tetap terjaga di tengah dinamika ekonomi global dan nasional.

Wakil Bupati Felix menjelaskan, pendapatan per kapita di Kabupaten Barito Utara pada 2025 mencapai Rp52.731,8, meningkat dari Rp51.765,5 pada tahun sebelumnya. Namun, ia juga mengakui adanya tantangan berupa peningkatan ketimpangan pendapatan yang diukur melalui Gini Ratio, yang naik dari 0,269 menjadi 0,328.

“Ini menjadi perhatian kita bersama. Pemerintah daerah akan terus berupaya memastikan pertumbuhan ekonomi tidak hanya terpusat, tetapi juga dinikmati seluruh lapisan masyarakat, terutama di sektor riil yang melibatkan partisipasi langsung warga,” tegasnya. (hms)

Related Articles

Back to top button