Terhadap Marbut dan Ustaz di Lamandau, Pemkab Lakukan Ini

NANGA BULIK kalteng.co-Pemkab Lamandau terus berupaya meningkatkan kesejahteraan hidup para tokoh agama, khususnya guru ngaji dan pengurus masjid di Kabupaten Lamandau. Hal itu dibuktikan dengan terus diberikannya bantuan secara berkala bagi para marbut/labai masjid dan insentif bagi ustaz dan ustazah.
Bantuan diserahkan langsung oleh Bupati Lamandau H Hendra Lesmana kepada perwakilan marbut dan ustaz se-Kabupaten Lamandau di rujab bupati setempat, Jumat (13/11).
Hendra Lesmana mengatakan, program bantuan insentif ini sebenarnya sudah berjalan selama dua tahun terakhir, dan merupakan salah satu program berkala pemkab.
“Program ini sesuai visi misi Lamandau Juara, yakni dengan memberikan bantuan insentif kepada para guru ngaji dan marbut,” ujar bupati.
Sementara itu, Sekretaris Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) Lamandau Abdul Kohar menjelaskan, jumlah marbut dan guru ngaji yang yang diberikan bantuan sebanyak 325 orang. Setiap orang menerima bantuan sekitar Rp500 ribu untuk setahun sekali.
“Insentif ini merupakan program rutin pemerintah daerah. Nilainya memang tidak seberapa, tapi inilah bentuk kepedulian pemerintah terhadap guru ngaji di Lamandau,” kata Abdul Kohar.
Pihaknya berharap program ini bisa dimanfaatkan dengan baik oleh pihak yang menerima. Ia pun meminta marbut ataupun ustaz dan ustazah yang belum terdaftar untuk segera menghubungi pihak terkait sehingga bisa didata dan mendapatkan bantuan dari pemkab. (lan)




