
KALTENG.CO-Jagat media sosial X (sebelumnya Twitter) tengah dihebohkan oleh perbincangan warganet internasional. Fokusnya?
Sebuah bendera Jolly Roger yang tak asing lagi bagi penggemar serial anime dan manga populer One Piece, yaitu bendera milik kelompok Bajak Laut Topi Jerami pimpinan Monkey D. Luffy.
Bendera yang dikenal sebagai simbol kebebasan dan petualangan ini dikabarkan berkibar di Indonesia sebagai bentuk protes.
Kabar mengejutkan ini pertama kali mencuat melalui akun X @pewpiece, sebuah akun yang memang dikenal sering memberikan update seputar dunia One Piece. Dalam cuitannya yang segera viral, @pewpiece menyatakan, “Beberapa warga Indonesia mulai mengibarkan bendera Bajak Laut Topi Jerami sebagai simbol protes terhadap kondisi pemerintahan saat ini. Dan pejabat pemerintah menganggapnya sebagai tindakan pemberontakan dan menganggap bendera itu sebagai ancaman.”
Sontak, cuitan yang telah dilihat oleh lebih dari tiga juta tayangan itu memicu berbagai tanggapan dari warganet global, khususnya para penggemar setia One Piece. Mereka menyoroti bagaimana sebuah simbol dari serial fiksi bisa begitu kuat merefleksikan realitas sosial dan politik di suatu negara.
Sorotan Tajam Warganet Internasional atas Aksi Protes Ini
Respons paling menonjol datang dari akun @rubirozan. Ia mengungkapkan rasa kecewanya yang mendalam terhadap kondisi yang terjadi di Indonesia. “Sedih melihat negara ini menjadi seperti ini… Rakyat dipaksa berjuang sendiri, tapi malah diberi pajak mencekik dan sistem yang perlahan mencabut hak-hak mereka,” tulisnya dengan nada prihatin.
@rubirozan juga menyoroti ironi kekayaan alam Indonesia yang melimpah ruah, namun tidak pernah benar-benar dinikmati oleh rakyatnya sendiri. “Indonesia kaya raya melimpah dengan sumber daya alam, namun kekayaan itu tidak pernah benar-benar sampai ke tangan rakyatnya. Semua hanya berputar di tangan para penguasa serakah dan pejabat korup,” lanjutnya, menyuarakan sentimen yang seringkali dirasakan masyarakat.
Ia menutup cuitannya dengan kalimat yang menusuk hati: “Bendera Merah Putih terlalu suci… untuk pemerintahan seburuk ini.” Sebuah pernyataan yang menggambarkan kekecewaan mendalam terhadap kondisi saat ini.
Kabar pengibaran bendera Jolly Roger ini juga ditanggapi sebagai bukti nyata pengaruh besar One Piece di seluruh dunia, melampaui batasan fiksi. Akun @OnePieceDefend mencuitkan dengan bangga, “One Piece memecahkan rekor dalam pengaruhnya dan menjadi franchise paling berpengaruh di dunia.”
Sementara itu, akun @mrseshington memberikan komentar singkat namun penuh makna, “Luffy membawa kebebasan di dunia nyata dan fantasi.” Cuitan ini secara langsung mengacu pada karakter Monkey D. Luffy, sang tokoh utama One Piece, yang memang selalu berjuang melawan ketidakadilan dan penindasan demi mewujudkan kebebasan.
Peristiwa ini menunjukkan dengan gamblang bagaimana sebuah karya fiksi seperti One Piece bisa menjadi medium yang kuat bagi masyarakat untuk menyuarakan aspirasi, kekecewaan, dan bahkan protes mereka.
Bendera Jolly Roger, yang selama ini dikenal sebagai simbol persahabatan, petualangan, dan kebebasan di lautan dalam cerita, kini telah bertransformasi menjadi simbol perlawanan yang diakui dan diperbincangkan di panggung internasional.
Ini membuktikan bahwa seni, dalam hal ini melalui medium manga dan anime, memiliki kekuatan untuk menginspirasi dan memobilisasi makna di dunia nyata. (*/tur)




