Berita

Kalteng Belum Masuki Musim Kemarau, BMKG: Terjadi Penurunan Hujan Selama Dua Dasarian

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Tjilik Riwut Palangka Raya menyampaikan, Kalimantan Tengah hingga medio Juli 2025 belum resmi memasuki musim kemarau. Hal tersebut disampaikan Prakirawan BMKG, Lian Adriani, berdasarkan hasil analisis iklim terbaru saat dikonfirmasi awak media, Rabu (30/7/2025).

“Berdasarkan data update dasarian II Juli, saat ini belum ada wilayah di Kalteng yang memasuki musim kemarau. Pembaruan selanjutnya akan dilakukan pada awal Agustus mendatang, berdasarkan analisis dasarian III Juli,” ujarnya.

Meski demikian, BMKG mencatat telah terjadi penurunan curah hujan di sejumlah wilayah Kalteng selama dua dasarian terakhir atau sekitar 20 hari. Kondisi ini menjadi sinyal awal transisi musim yang perlu diwaspadai masyarakat.

Musim kemarau tahun 2025 diperkirakan akan berlangsung selama 5-13 dasarian, tergantung pada masing-masing wilayah. BMKG akan terus melakukan pemantauan dan pembaruan data guna memberikan informasi yang lebih akurat.

“Sementara itu, suhu udara di Kalteng sepanjang Juli ini masih berada dalam batas normal. Suhu maksimum harian rata-rata berada di kisaran 32-35 derajat Celsius,” jelasnya.

Ia mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi hujan lokal berdurasi singkat, yang dapat disertai petir, kilat, dan angin kencang bahkan angin puting beliung di beberapa wilayah Kalteng.

Selain itu, dengan menurunnya intensitas curah hujan, potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) juga meningkat.

“Kami mengimbau masyarakat tidak melakukan pembakaran lahan untuk alasan apapun, karena kondisi cuaca mulai rawan kebakaran,” tegasnya. (oiq)

EDITOR: TOPAN

Related Articles

Back to top button