Beruk Bertaring Panjang Resahkan Warga G. Obos
PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Seekor beruk merah dengan taring sepanjang sekitar enam sentimeter meresahkan warga Perumahan Pemda, Jalan G. Obos, Kota Palangka Raya.
Hewan liar itu beberapa hari terakhir kerap muncul di lingkungan perumahan, terutama di rumah nomor 109, hingga memicu kekhawatiran pemilik rumah.
Kepala Seksi Pengendalian Operasi dan Penyelamatan Diskarmat Kota Palangka Raya, Sucipto membenarkan laporan tersebut. Ia menjelaskan, timnya telah dua kali turun untuk menindaklanjuti keluhan warga.
“Tim Rescue Damkar kembali menerima laporan tentang keberadaan seekor beruk yang warnanya cenderung merah dan lebih agresif dibanding kera biasa. Taringnya cukup panjang, sekitar enam sentimeter. Hewan ini sering naik ke atas plafon rumah warga dan buang air sehingga sangat mengganggu,” ujarnya, Senin (24/11/2025).
Selain menimbulkan bau tidak sedap, keberadaan hewan ini juga membuat pemilik rumah merasa was-was, terutama karena di dalam rumah masih terdapat anak kecil.
“Beruk itu bahkan kerap menampakkan taringnya dan duduk santai di pagar tembok depan rumah, sehingga warga merasa perlu meminta bantuan evakuasi,” tegasnya.
Pada upaya pencarian pertama, tim tidak berhasil menemukan hewan tersebut meski telah memeriksa area plafon. Namun, pada hari berikutnya, keberuntungan tim berubah. Beruk itu ditemukan kembali bersembunyi di atas plafon rumah nomor 109.
“Begitu mendapatkan titik lokasi, tim bergerak perlahan dengan APD lengkap. Beruk itu sempat terpojok di bagian kuda-kuda rumah. Kami menangkapnya menggunakan alat khusus berupa trekel plastik agar aman baik bagi petugas maupun hewan,” jelas Sucipto.
Setelah berhasil diamankan, kaki dan tangan hewan tersebut diikat sementara untuk proses transportasi.
“Beruk kemudian kami bawa menuju ke kantor BKSDA Provinsi Kalimantan Tengah untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Hewan itu telah dimasukkan ke dalam kandang khusus yang lebih besar dan aman,” pungkasnya. (oiq)
EDITOR: TOPAN




