DISKOMINFOSANTIK KALTENG

Dishut Kalteng Dorong Pengelolaan Berkelanjutan Tahura Isen Mulang Sebangau Berkah

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Dinas Kehutanan Kalimantan Tengah (Dishut Kalteng) terus berupaya meningkatkan pengelolaan kawasan konservasi. Senin (18/11/2024), Dishut Kalteng menggelar sosialisasi terkait pengelolaan Taman Hutan Raya (Tahura) Isen Mulang Sebangau Berkah untuk tahun 2024. Kegiatan yang berlangsung di Palangka Raya ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya kawasan konservasi seluas 58.113 hektare tersebut.

Kabid Perlindungan dan KSDAE Dishut Kalteng, Fritno, menjelaskan bahwa Tahura Isen Mulang Sebangau Berkah merupakan salah satu aset penting lingkungan hidup yang diserahkan oleh pemerintah pusat kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Untuk memastikan pengelolaan kawasan ini berjalan optimal, pihaknya akan memprioritaskan pembentukan kelembagaan di tahun 2024.

“Tahun depan, pembentukan kelembagaan menjadi langkah utama. Kami ingin memastikan pengelolaan Tahura lebih terstruktur dan profesional,” ungkap Fritno.

Selain fokus pada pengelolaan internal, Dishut Kalteng juga menekankan pentingnya peran masyarakat dalam upaya pelestarian lingkungan. Dalam sosialisasi tersebut, masyarakat diajak untuk memahami fungsi dan manfaat Tahura, baik dari segi konservasi ekosistem maupun dampaknya terhadap keberlanjutan lingkungan hidup.

“Kami ingin membangun kesadaran kolektif. Dengan melibatkan masyarakat, kami optimistis pelestarian Tahura bisa lebih efektif,” tambahnya.

Tahura Isen Mulang Sebangau Berkah tidak hanya berfungsi sebagai kawasan konservasi ekosistem hutan, tetapi juga memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata alam yang mendukung pemberdayaan masyarakat sekitar. Sosialisasi ini menjadi langkah awal dalam merancang program-program yang lebih terintegrasi, seperti pengelolaan berbasis masyarakat, pengembangan ekowisata, hingga kegiatan edukasi lingkungan.

Dishut Kalteng berharap kegiatan ini mampu membuka wawasan masyarakat mengenai pentingnya kawasan konservasi dalam menjaga keseimbangan lingkungan. “Kami berharap masyarakat mendukung upaya ini. Tahura adalah tanggung jawab bersama demi masa depan lingkungan yang lebih baik,” tutup Fritno.

Sosialisasi ini diharapkan menjadi dasar bagi program pengelolaan yang lebih berkelanjutan, menjadikan Tahura Isen Mulang Sebangau Berkah sebagai model pengelolaan kawasan konservasi yang sukses di Kalimantan Tengah. (pra)

EDITOR : TOPAN

Related Articles

Back to top button