BeritaKAWAT DUNIAPeristiwa

Tragedi Malam Tahun Baru di Crans-Montana: Kebakaran Bar Le Constellation Tewaskan 47 Orang

KALTENG.CO-Dunia internasional dikejutkan oleh berita duka dari Swiss tepat di pergantian tahun 2026. Perayaan malam Tahun Baru yang seharusnya penuh kegembiraan di resor ski mewah Crans-Montana berubah menjadi tragedi nasional setelah kebakaran hebat melanda Bar Le Constellation.

Hingga laporan terbaru, sedikitnya 47 orang dinyatakan tewas dan 112 lainnya mengalami luka-luka. Insiden ini menjadi salah satu kecelakaan paling mematikan dalam sejarah resor ski di wilayah Kanton Valais.

Identifikasi Korban yang Kompleks

Menteri Luar Negeri Italia, Antonio Tajani, dalam wawancaranya dengan Sky TG24, mengungkapkan bahwa proses identifikasi korban akan berlangsung sangat kompleks. Kondisi jenazah yang terdampak panas ekstrem memerlukan waktu dan ketelitian tim forensik.

Mengingat Crans-Montana adalah destinasi wisata skala internasional, banyak warga negara asing yang menjadi korban. Duta Besar Italia, Gian Lorenzo Cornado, melaporkan situasi terkini terkait warga negaranya:

  • 6 orang masih dinyatakan hilang.
  • 13 orang sedang menjalani perawatan di rumah sakit.
  • Beberapa korban luka telah dipindahkan ke Milan, Italia, untuk mendapatkan perawatan spesialis luka bakar.

Sementara itu, Kepolisian Kanton Valais masih memberikan angka sementara yang sedikit berbeda, yakni sekitar 40 korban jiwa dan 115 luka-luka, dengan peringatan bahwa angka tersebut sangat mungkin bertambah seiring proses evakuasi yang terus berjalan.


Kronologi dan Dugaan Penyebab: Efek “Deflagrasi”

Kebakaran dilaporkan terjadi tak lama setelah tengah malam, saat bar dalam kondisi penuh sesak oleh pengunjung yang merayakan pergantian tahun. Berdasarkan rekaman video amatir di media sosial, api terlihat menjalar dengan sangat cepat di bagian langit-langit bangunan yang didominasi material kayu.

Apa Itu Deflagrasi?

Jaksa Kanton Valais menyebutkan adanya dugaan deflagrasi dalam kebakaran ini. Deflagrasi adalah jenis pembakaran atau ledakan di mana api menyebar dengan kecepatan subsonik (di bawah kecepatan suara).

Proses ini didorong oleh perpindahan panas yang masif dan sering terjadi pada bahan mudah terbakar seperti gas hidrogen atau debu. Hal inilah yang menyebabkan panas dan tekanan tinggi muncul secara tiba-tiba hingga merusak struktur bangunan dengan cepat.

Pemicu Api: Kembang Api Sampanye?

Meski otoritas Swiss menolak berspekulasi, kesaksian dari para saksi mata mengarah pada penggunaan kembang api kecil (sparklers) yang dipasang pada botol sampanye sebagai pemicu awal. Percikan api diduga menyambar dekorasi atau plafon kayu yang mudah terbakar, menyebabkan api tak terkendali dalam hitungan detik.


Respons Darurat dan Penyelidikan Forensik

Respons darurat berskala besar segera dikerahkan setelah laporan masuk. Puluhan ambulans dan helikopter dikirim untuk mengevakuasi korban ke berbagai rumah sakit di Swiss dan luar negeri. Tim ahli forensik dari Zurich juga telah tiba di lokasi untuk membantu investigasi penyebab pasti kebakaran.

Pihak berwenang memberikan pernyataan tegas mengenai beberapa poin penting:

  1. Bukan Terorisme: Otoritas Swiss menegaskan tidak ditemukan indikasi tindakan terorisme dalam insiden ini.
  2. Penyelidikan Pidana: Proses hukum tengah berjalan untuk melihat adanya unsur kelalaian atau pelanggaran prosedur keamanan bangunan.
  3. Privasi Korban: Publik diimbau untuk menahan diri dari menyebarkan foto-foto sensitif demi menghormati keluarga korban.

Pelajaran Pahit bagi Keamanan Tempat Hiburan

Tragedi di Bar Le Constellation menjadi peringatan keras bagi pengelola tempat hiburan mengenai pentingnya standar keamanan kebakaran, terutama penggunaan bahan dekoratif dan kembang api di dalam ruangan (indoor). (*/tur)

Related Articles

Back to top button