Faridawaty Dorong Pemerataan Pendidikan hingga Pelosok Kalteng

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Anggota Komisi III DPRD Kalteng, Faridawaty Darland Atjeh, menegaskan komitmennya dalam mendorong pemerataan akses pendidikan di seluruh wilayah Kalteng, termasuk hingga ke daerah-daerah pelosok yang selama ini masih menghadapi berbagai keterbatasan.
Menurut Faridawaty, pendidikan merupakan salah satu hak dasar warga negara yang harus dijamin keberlangsungannya oleh negara, tanpa memandang lokasi geografis. Oleh karena itu, pemerataan sarana, prasarana, serta kualitas tenaga pendidik menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas pendidikan, terutama di wilayah terpencil.
“Kami di Komisi III DPRD Kalteng terus mendorong agar pemerintah provinsi serius dalam memberikan perhatian terhadap dunia pendidikan. Sampai saat ini, masih cukup banyak sekolah di daerah pedalaman yang masih minim fasilitas, bahkan kekurangan guru. Ini harus segera dibenahi,” tegas Faridawaty, Selasa (29/7/2025).
Ia menilai, kemajuan pendidikan di Kalteng tidak akan optimal jika hanya terpusat di wilayah perkotaan. Karena itu, penting adanya sinergi antara pemerintah provinsi, kabupaten/kota, dan DPRD dalam mempercepat pembangunan infrastruktur pendidikan, seperti gedung sekolah, asrama, jaringan internet, hingga pengadaan buku dan alat peraga belajar.
Selain infrastruktur, politisi perempuan dari fraksi partai NasDem ini juga menyoroti pentingnya peningkatan kompetensi guru, terutama yang ditugaskan di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar). Ia berharap ke depan ada insentif yang layak bagi para pendidik yang bersedia mengabdi di daerah terpencil.
“Kami ingin agar anak-anak di pelosok Kalteng punya kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik. Jangan sampai mereka tertinggal hanya karena lokasi tempat tinggal mereka jauh dari pusat kota,” tambahnya.
Sebagai bagian dari Komisi III yang membidangi pendidikan, Faridawaty menyatakan akan terus mengawal anggaran pendidikan dalam APBD agar alokasinya tepat sasaran dan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat. (pra)
EDITOR : TOPAN




