IAKN Selenggarakan Workshop, Keynote Speaker Fasilitator SPMI Kemenristek

PALANGKA RAYA, Kalteng.co-Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Palangka Raya menyelenggarakan Workshop Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), Jumat (30/9/2022).
Kegiatan workshop yang dilaksanakan secara online (daring) melalui aplikasi zoom dan offline (luring) di Gedung Serbaguna IAKN ini diikuti oleh semua perwakilan Fakultas IAKN Palangka Raya, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) dan juga diikuti oleh dosen dosen program studi.
“Keynote Speaker dalam workshop ini adalah Rektor Institut Bisnis dan Informatika Kwik Kian Gie Jakarta, Dr Ir Hisar Sirait MA yang juga fasilitator SPMI Kemenristek,” ucap Rektor IAKN Palangka Raya Telhalia DTh, usai membuka resmi kegiatan workshop, Jumat (30/9/2022).
Ia mengatakan, dengan kegiatan workshop ini kita inggin pendidikan kita, khusus IAKN Palangka Raya sesuai dengan standar perguruan tinggi, baik di Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (KEMENDIKBUD) maupun di kementrian agama (KEMENAG).

“Dengan kegiatan ini saya berharap, institusi kita, teman teman tim semua bekerjasama untuk tidak hanya mengisi standar mutu kuantitatif maupun kualitatif tetapi benar benar menggunakan standar mutu itu dalam pendidikan kita,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Workshop SPMI IAKN Palangka Raya Chris Apandie MPd, menyampaikan, diselenggarakan kegiatan workshop ini berdasarkan pada SK Rektor Nomor 304 Tahun 2022 tentang Panitia Penyelenggara Workshop SPMI, yang bertujuan untuk memberikan kita pemahaman yang komprehensif dan kemampuan dalam mengelola SPMI di setiap Aras IAKN Palangka Raya.
“Saya berharap dengan diselenggarakan workshop SPMI ini adalah, terselesaikan pedoman monitoring dan evaluasi IAKN Palangka Raya yang dapat menjadi pedoman kita bersama dalam menjaga dan meningkatkan mutu Institut tercinta kita IAKN Palangka Raya sesuai dengan Visi IAKN Palangka
Raya menjadi perguruan tinggi keagamaan yang unggul, profesional dan berkarakter kristiani dalam keindonesiaan,” tutup Apandie. (Soc/yan/b-3)



