DPRD KOTAWARINGIN TIMURKabar DaerahLEGISLATIF

Keseriusan Benahi Bandara Haji Asan Sampit Dipertanyakan

SAMPIT, Kalteng.co – Keseriusan Pemkab Kotawaringin Timur (Kotim) membenahi Bandara Haji Asan Sampit dipertanyakan. Pasalnya, jika kondisi sekarang terus dibiarkan, Kabupaten ini akan semakin tertinggal dari daerah lain.

”Bisa dikatakan saat ini Bandara Haji Asan ini sudah mulai ditinggal masyarakat dan penggunanya. Pertama karena jadwal pesawat yang belum stabil. Ditambah lagi harga tiket dari Sampit cukup mahal dibandingkan dengan Pangkalan Bun,” kata Anggota Komisi IV DPRD Kotim, Handoyo J Wibowo, Selasa (17/5/2024).

Menurutnya, persoalan itu merupakan hal serius yang harusnya diselesaikan Pemkab Kotim dan pihak bandara. Namun, sejauh ini tidak ada progres sama sekali. Termasuk rencana perluasan bandara yang dicanangkan sejak lima tahun lalu, hingga kini belum ada titik terangnya.

”Harus dicari solusinya, apa yang jadi penyebab kondisi bandara kita seperti sekarang ini. Bagaikan hidup segan mati tak mau. Kalau mau jujur, pengguna jasa di Bandara Pangkalan Bun dan Palangka Raya itu sebenarnya banyak dari wilayah Kotim,” ujarnya.

Dia mencontohkan tiket dari Sampit-Jakarta saat ini di harga Rp1,2 juta, sedangkan dari Bandara Pangkalan Bun-Jakarta hanya Rp700 ribu. Disparitas harga tersebut membuat Bandara Haji Asan akan sulit mendapatkan penumpang dari wilayahnya sendiri.(oiq)

https://kalteng.co


EDITOR: TOPAN

Related Articles

Back to top button