LEGISLATIF

Sigit Karyawan Yunianto, Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Sampaikan Keprihatinan atas Banjir di Kalimantan Tengah

JAKARTA, Kalteng.co – Musibah banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kalimantan Tengah (Kalteng) telah menarik perhatian berbagai pihak, termasuk Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Sigit Karyawan Yunianto, SH., M.A.P. Sebagai wakil rakyat dari Daerah Pemilihan Kalimantan Tengah, Sigit menyampaikan rasa prihatinnya atas bencana yang telah berdampak luas terhadap masyarakat, khususnya di Kota Palangka Raya.

Banjir yang terjadi di Kota Palangka Raya telah merendam 14 kelurahan, menyebabkan kerusakan pada fasilitas umum, lahan perkebunan, hingga rumah-rumah warga.

“Saya sangat prihatin dengan kondisi ini. Banjir ini tidak hanya mengganggu aktivitas masyarakat, tetapi juga mengancam keselamatan dan kesejahteraan mereka,” ujar Sigit dalam pernyataannya, Sabtu (07/12/2024).

Ia menambahkan, bahwa bencana ini menjadi pengingat akan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi perubahan iklim dan pengelolaan lingkungan yang lebih baik.

Menurut laporan, curah hujan yang tinggi dalam beberapa pekan terakhir menjadi salah satu penyebab utama banjir. Selain itu, meluapnya sungai-sungai di sekitar wilayah Palangka Raya turut memperparah situasi. Banyak warga yang terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman, sementara sebagian lainnya masih bertahan di rumah mereka dengan kondisi yang memprihatinkan.

Sigit juga menyoroti pentingnya peran pemerintah daerah dan pusat dalam memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak. Ia mendorong agar bantuan logistik, medis, dan kebutuhan dasar lainnya segera disalurkan secara merata. “Kita harus memastikan bahwa tidak ada warga yang terabaikan. Semua pihak harus bekerja sama untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak,” tegasnya.

Selain itu, Sigit mengajak masyarakat untuk tetap menjaga semangat gotong royong dalam menghadapi bencana ini. Ia percaya bahwa solidaritas antarwarga dapat menjadi kekuatan besar dalam mengatasi berbagai tantangan. “Kita harus saling membantu dan mendukung satu sama lain. Ini adalah saatnya kita menunjukkan kepedulian terhadap sesama,” tambahnya.

Banjir yang melanda Kalimantan Tengah ini juga menjadi pengingat akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Sigit berharap, agar pemerintah dan masyarakat dapat lebih serius dalam mengelola tata ruang dan mencegah kerusakan lingkungan yang dapat memicu bencana serupa di masa depan.

Hingga saat ini, berbagai upaya penanganan banjir terus dilakukan oleh pemerintah daerah, TNI, Polri, dan relawan. Namun, tantangan besar masih dihadapi, terutama dalam menjangkau wilayah-wilayah yang sulit diakses akibat genangan air yang tinggi. Dengan adanya perhatian dan dukungan dari berbagai pihak, diharapkan masyarakat yang terdampak banjir dapat segera bangkit dan kembali menjalani kehidupan mereka dengan normal. (pra)

EDITOR : TOPAN

Related Articles

Back to top button