Kasongan
PDAM Katingan Benahi Posisi Alat Distribusi Air

Ditempat yang sama Direktur PDAM Katingan Adiansyah mengungkapkan, pasca banjir beberapa waktu lalu, juga tidak bisa langsung mereka fungsikan. Sebab kondisi peralatan masih basah.
“Bahkan ini ada alat yang terbakar. Karena sempat kita kita paksakan untuk dihidupkan. Harganya Rp 80 juta. Upaya sudah kita lakukan. Supaya pelayanan cepat normal,” tuturnya.
Tak hanya itu, sebelum datang banjir besar, mereka memang sudah meninggikan alatnya. Tapi banjir tersebut, malah lebih tinggi dari dugaan. Sehingga alat masih terendam, dan tidak dapat berfungsi.
“Ya mudah-mudahan dengan ketinggian yang lebih tinggi kita lakukan, alat yang ada tidak lagi terendam. Sehingga pelayanan tetap normal,” pungkasnya.(eri)



