KUALA KAPUAS

Tiga Guru Tekon Dikeluhkan Jarang Masuk

KUALA KAPUAS, Kalteng.co – Masyarakat di Desa Lapetan Kecamatan Mantangai Kabupaten Kapuas mengeluhkan, ada tiga guru Tenaga Kontrak (Tekon) di SDN 1 Lapetan yang kurang aktif dan jarang masuk. Ketiganya dianggap telah melalaikan kewajibannya, dengan sering meninggalkan tugasnya hingga berbulan-bulan, tapi setiap bulannya meminta haknya/gaji.

Terkait keluhan masyarakat tersebut dibenarkan Camat Mantangai Yubderi, dimana meminta kepada koordinator Wilayah (Korwil) Unit Pelaksana Tugas (UPT) Pendidikan Mantangai, agar bertindak tegas.

“Kita minta segera menkonfirmasi pengaduan ini, dengan langsung meninjau ke lokasi akan kebenarannya,” ucap Yubderi.

Camat Mantangai ini mengatakan, pengaduan ini setidaknya harus segera ditindaklanjuti demi kebaikan bersama, sebab anak-anak di desa tersebut, juga mempunyai hak yang sama untuk dapat mengenyam pendidikan yang baik, dan berkualitas.

“Karena tanahnya ini ada di Dinas Pendidikan, namun ada di wilayah saya, maka kepada Korwil Pendidikan Mantangai, saya harap segera menindaklanjuti pengaduan ini, dan datang ke lokasi guna memastikan kebenaranya,” tegasnya.

Yubderi meminta, hal-hal seperti ini jangan diabaikan, kalau memang benar adanya segera lakukan langkah-langkah sebagaimana ketentuan secara berjenjang, dan kalau memang terbukti.

“Apalagi sudah berulang- ulang, berikan saja tindakan tegas,” pungkasnya.

Sementara Korwil Pendidikan Kecamatan Mantangai Yonathan, saat dikonfirmasi membenarkan adanya informasi tersebut, dan pihaknya akan memanggil Kepala Sekolah (Kepsek), serta pengawas untuk meminta laporannya, sehingga nanti dapat diteruskan kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas.

“Kita segera tindak lanjuti, terutama lebih jelas nanti akan memanggil pengawas dengan Kepsek,” ucapnya. (alh)

Related Articles

Back to top button