BeritaDISKOMINFOSANTIK KALTENGEKSEKUTIFKabar DaerahPEMKAB KATINGAN

Membina Moral dan Budaya Islami: Wakil Bupati Katingan Apresiasi Suksesnya Festival Seni Qasidah X

KASONGAN, Kalteng.co-Semangat syiar Islam dan pelestarian budaya Islami di Kabupaten Katingan kembali bergaung seiring suksesnya pelaksanaan Festival Seni Qasidah (FSQ) X Tingkat Kabupaten Katingan. Keberhasilan acara ini mendapat apresiasi tinggi dari Wakil Bupati Katingan, Firdaus.

Menurut Firdaus, ajang seni bernuansa Islami ini merupakan kegiatan yang sangat positif dalam upaya membina dan mengembangkan seni berbasis nilai-nilai keagamaan di daerah tersebut.


🌟 FSQ: Lebih dari Sekadar Kompetisi, Wadah Pembinaan Moral

Wakil Bupati Firdaus menekankan bahwa kegiatan seperti FSQ memegang peranan strategis yang jauh melampaui ranah kompetisi biasa. Festival ini dianggap sebagai instrumen vital dalam dua aspek utama pembangunan daerah:

  1. Menjaga Moral: Menanamkan nilai-nilai luhur agama di tengah masyarakat.
  2. Melestarikan Budaya Islami: Khususnya di kalangan generasi muda Katingan.

“FSQ bukan sekadar kompetisi, tetapi juga menjadi wadah edukasi dan syiar agama melalui ekspresi seni yang indah dan bermakna,” tegas Firdaus, Selasa (4/11/2025).

Dukungan penuh dari pemerintah daerah terhadap acara ini merupakan wujud komitmen nyata dalam mendukung kegiatan keagamaan, menjadikannya bagian tak terpisahkan dari peta pembangunan spiritual dan kebudayaan di Katingan.


📈 Harapan Keberlanjutan: Mencetak Bibit Seniman Qasidah Berbakat

Dalam pernyataannya, Wakil Bupati Firdaus menyatakan harapan besar agar kegiatan FSQ tidak berhenti hanya pada penyelenggaraan tahun ini saja. Aspek keberlanjutan menjadi fokus utama pemerintah daerah.

“Kami berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan di Kabupaten Katingan,” ujar Firdaus.

Konsistensi dalam penyelenggaraan FSQ diyakini akan menciptakan ekosistem seni Islami yang kuat dan berkelanjutan. Hal ini bertujuan untuk:

  • Menghasilkan Bibit Seniman: Mengorbitkan bakat-bakat seniman Qasidah dari berbagai pelosok Katingan secara terstruktur.
  • Daya Tarik Budaya: Menjadikan FSQ sebagai agenda rutin yang sekaligus menjadi daya tarik wisata religi dan budaya bagi kabupaten.

Penekanan pada aspek keberlanjutan ini menunjukkan visi jangka panjang pemerintah daerah untuk memastikan bahwa pembinaan seni Qasidah dapat berjalan efektif dari waktu ke waktu.


💡 Dampak Signifikan dan Sinyal Positif

Dengan apresiasi dan dukungan penuh dari pimpinan daerah, pelaksanaan FSQ Ke-X diyakini telah memberikan dampak signifikan, baik dalam aspek pembinaan spiritual maupun pengembangan seni lokal.

Komitmen untuk terus melanjutkan kegiatan tersebut menjadi sinyal positif bagi seluruh pelaku seni Qasidah dan seni Islami lainnya di Katingan. Hal ini membuktikan bahwa karya dan kontribusi mereka mendapatkan tempat yang layak dan diapresiasi dalam upaya mewujudkan masyarakat Katingan yang berbudaya, bermoral, dan religius. (eri)

Related Articles

Back to top button