Sosialisasi Vaksinasi Covid-19 Anak Usia 6-11 Tahun

Sosialisasi Vaksinasi
Plt Camat Kapuas Timur H. Sarifudin, Kapolsek Kapuas Timur Iptu Eko Sutrisno, Danramil 1011-03, Korwil Pendidikan, Kepala UPT Puskesmas Anjir Serapat dr Dwi Puspita Ratnawati, saat sosialisasi vaksinasi Senin (3/1/2021). POLSEK KAPUAS TIMUR

KUALA KAPUAS, Kalteng.co – Pemerintah Kecamatan Kapuas Timur bersama Tripika melakukan sosialisasi vaksinasi untuk anak usia 6-11 Tahun. Dalam sosialisasi dipimpin Pelaksana Tugas (Plt) Camat Kapuas Timur H. Sarifudin, didampingi Kapolsek Kapuas Timur Iptu Eko Sutrisno, Danramil 1011-03, Korwil Pendidikan, Kepala UPT Puskesmas Anjir Serapat dr Dwi Puspita Ratnawati, Para PJ.Kades se kecamatan Kapuas Timur, Babinkamtibmas dan babinsa.

Camat Kapuas H.Sarifudin menyampaikan selamat datang kepada para peserta sosialisasi vaksin usia anak 6-11 Tahun, dan menyampaikan untuk sasaran anak SD dan untuk jumlah SD sebanyak 15 sekolahan, serta masing-masing pihak, agar membantu vaksinasi secara maksimal.

“Diharapkan semuanya mendukung program pemerintah, khususnya Kecamatan Kapuas Timur tentang pelaksanaan vaksinasi usia 6-11 tahun,” ucapnya.

Tanggapan Kepala UPT puskesmas Anjir Serapat dr.Dwi Puspita Ratnawati menjelaskan bahwa sasaran di kecamatan Kapuas Timur sebanyak 3500, dan sasaran 15 SD. “Serta dilanjutkan paparan tentang vaksinasi anak umur 6 sampai 11 tahun,” ucapnya.

Kapolsek Kapuas Timur Iptu Eko Sutrisno, menyampaikan kepada para peserta mengucapkan selamat tahun baru, dan hendaknya di imbangi dengan semangat kerja yang baru. Vaksin ini program nasional dan sudah menjadi isu nasional maka tidak ada pilihan lain.

Baca Juga:  SMKN 3 Kuala Kapuas Pioner Program SMK Pusat Keunggulan di Kalteng

“Selain kita bekerja bersama-sama, dan untuk menyukseskan,” tegasnya.

Kapolsek menambahkan dengan memetakan data anak yang mau di vaksin, berikut potensi masalah yang menghambat capaian, masing-masing pihak dimohon untuk bergerak dan Jangan jadi penonton, foto-foto seolah-olah sudah kerja.

“Penggalangan, pendekatan dengan para tokoh masyarkat dan agama, sinkronisasi data dengan pihak-pihak terkait, bekerjasama dengan pelibatan semua unsur seperti pengawas sekolah, guru, komite, orang tua siswa,” jelasnya.

Iptu Eko mengakui, manejemen vaksin harus di perhatikan seperti kuota vaksin harus siap sedia, misal saat jadwal disusun, vaksin harus ready.

Pj Kades bisa membantu para pelajar SD bisa mendorong, dan memberikan edukasi dan meluruskan isu-isu atau hoax terkait vaksin ke warga dengan menjelaskan bahwa vaksin untuk anak aman, halal dan sehat.

“Harapannya semua bisa bekerjasama dengan semua instansi, dan lapisan masyarakat,” pungkasnya. (alh)