Solusi Jangka Panjang Angka Putus Sekolah di Katingan: Sistem Data Terintegrasi!

KASONGAN, Kalteng.co-Anggota DPRD Katingan Icing, menyatakan keprihatinannya terkait tingginya angka anak putus sekolah di wilayahnya. Dia menilai permasalahan ini merupakan tanggung jawab bersama yang tidak bisa hanya dibebankan kepada satu pihak saja.
Icing menekankan, akar masalahnya salah satunya ada pada ketidaksesuaian data akibat perpindahan domisili keluarga, sehingga banyak anak yang “hilang” dari data sekolah. Politisi Partai Golkar ini mengapresiasi inisiatif Dinas Pendidikan untuk memutakhirkan data secara berkala. Dia melihat langkah ini sebagai respons proaktif yang sangat dibutuhkan.
“Pemutakhiran data adalah langkah awal yang tepat. Kita tidak bisa mengatasi masalah jika datanya tidak akurat,” katanya kepada awak media pada Selasa (9/9/2025).
Untuk itu dia menambahkan, upaya ini harus melibatkan seluruh pemangku kepentingan, terutama pemerintah desa sebagai garda terdepan yang paling memahami kondisi warganya. Koordinasi yang intensif antara pihak sekolah dan pemerintah desa adalah kunci.
Guru dan perangkat desa harus aktif saling bertukar informasi mengenai keberadaan anak-anak usia sekolah. Selain itu, Icing juga menekankan peran penting orang tua.
“Orang tua harus menyadari pentingnya melaporkan jika ada perubahan data, agar anak-anak mereka tidak terlewatkan dari program pendidikan,” imbuhnya.
Oleh sebab itu dia berharap dengan adanya sistem terintegrasi, proses pendataan bisa lebih efisien dan akurat. Mantan Kepala Pelaksana BPBD Katingan ini juga meminta Dinas Pendidikan untuk memastikan sistem tersebut mudah diakses dan digunakan oleh semua pihak terkait.
“Saya harap sistem ini bisa menjadi solusi jangka panjang, bukan hanya solusi sementara. Mari kita pastikan setiap anak di Katingan mendapatkan kesempatan yang sama untuk bersekolah dan meraih masa depan yang lebih baik,” pungkasnya.(eri)



