DPRD KOTA PALANGKA RAYA

Yudhi Karlianto Manan Ajak Masyarakat Rawat Infrastruktur dan Tidak Bangun di Atas Drainase

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Anggota Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Yudhi Karlianto Manan, SH., mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut berperan aktif dalam merawat infrastruktur yang telah maupun yang akan dibangun oleh pemerintah.

Menurutnya, peran serta masyarakat dalam menjaga fasilitas umum sangat penting demi keberlanjutan pembangunan di ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah ini.

“Masyarakat harus ikut memiliki rasa tanggung jawab bersama untuk menjaga infrastruktur, baik itu jalan, jembatan, drainase, maupun fasilitas umum lainnya yang dibangun dengan menggunakan dana rakyat,” kata Yudhi saat ditemui di Palangka Raya, Kamis (tanggal disesuaikan).

Yudhi menegaskan, bahwa infrastruktur yang dibangun tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kenyamanan, tetapi juga mendukung pertumbuhan ekonomi, kesehatan lingkungan, serta meminimalisir bencana seperti banjir yang kerap melanda beberapa kawasan di kota Palangka Raya.

Oleh karena itu, ia mengimbau warga agar tidak mendirikan bangunan atau menutup saluran drainase dengan alasan apapun. Menurutnya, praktik seperti ini akan menghambat aliran air dan berpotensi menimbulkan genangan hingga banjir saat musim hujan tiba.

“Kami dari Komisi II DPRD Kota Palangka Raya menekankan agar warga tidak membangun di atas drainase. Ini penting untuk menjaga kelancaran sistem saluran air dan menghindari banjir. Jangan sampai infrastruktur yang sudah dibangun rusak karena ulah segelintir orang yang tidak peduli aturan,” tegas legislator dari daerah pemilihan (dapil) Kecamatan Jekan Raya ini.

Lebih lanjut, Yudhi menyampaikan apresiasinya terhadap upaya pemerintah kota yang terus meningkatkan pembangunan infrastruktur di berbagai titik. Namun, menurutnya, pembangunan saja tidak cukup jika tidak diiringi kesadaran masyarakat untuk turut menjaga dan merawatnya.

“Pemerintah terus berusaha memenuhi kebutuhan infrastruktur untuk kenyamanan masyarakat. Tapi tanpa kesadaran dari warga dalam merawatnya, semua itu bisa sia-sia. Maka dari itu, kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan pembangunan yang berkelanjutan,” ujar Yudhi.

Politisi muda dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini juga berharap, ke depan ada regulasi yang lebih tegas terhadap pelanggaran tata ruang, terutama terkait pendirian bangunan liar di atas fasilitas umum dan saluran air. Selain itu, edukasi kepada masyarakat juga perlu digencarkan agar mereka paham dampak buruk yang bisa ditimbulkan dari tindakan yang melanggar aturan tersebut.

“Regulasi sudah ada, tinggal bagaimana penegakan di lapangan. Tapi yang paling penting, mari kita tumbuhkan kesadaran kolektif sebagai warga kota untuk menjaga infrastruktur yang sudah dibangun agar bisa dinikmati lebih lama,” tutupnya. (pra)

EDITOR : TOPAN

Related Articles

Back to top button