Kuala Kurun

Anggota Dewan Apresiasi Langkah Dinas PU Gumas

KUALA KURUN,kalteng.co – Pada tahun 2022, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) sudah membentuk tim pembersih parit dalam Kota Kuala Kurun. Tim ini berjumlah delapan orang yang merupakan rekrutan dari tenaga lapangan buruh harian lepas. Terkait hal tersebut, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas Iceu Purnamasari memberikan apresiasi kepada Dinas PU Gumas. Karena upaya membersihkan parit-parit dalam Kota Kuala Kurun ini sangat penting dilaksanakan, agar tidak tersumbat saat terjadi hujan hingga banjir.

“Pembersihan ini dalam rangka menjaga Kota Kuala Kurun menjadi kota yang bersih dan tertata, dan pada musim hujan dranaise yang ada tidak meluap,sehingga tidak menimbulkan efek banjir di jalan-jalan Kota Kuala Kurun,” ungkap politikus Partai Golkar ini, Senin (21/2). Wakil rakyat itu berharap, agar kegiatan ini dapat dilaksanakan rutin setiap bulan. Sehingga ke depan tidak ada kendala lagi terkait saluran air dalam Kota Kuala Kurun.

“Saya mendukung penuh kegiatan Dinas PU Gumas, yang sudah membentuk tim pembersih parit di Kota Kuala Kurun,” tambah legislator dapil I yang meliputi Kecamatan Sepang, Mihing Raya dan Kurun ini. Secara terpisah, Kepala Dinas PU Kabupaten Gunung Mas Baryen menjelaskan, tugas utama tim pembersih parit yakni membersihkan drainase dalam Kota Kuala Kurun, sehingga air mengalir lancar dan tidak ada lagi sumbatan yang selama ini menjadi masalah.

Sejauh ini, kata dia, tim tersebut sudah ke lapangan untuk membersihkan saluran air di Pasar Lama Kuala Kurun, depan Hotel Gunung Mas, Jalan Temanggung Panji, dan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Kurun. ”Pelan-pelan seluruh saluran drainase akan kami bersihkan.

Sampai saat ini, kerja mereka sudah kelihatan hasilnya, dimana di SDN 1 Kurun sudah tidak banjir lagi,” ungka Baryen, belum lamai ini. Sekarang ini, lanjut dia, yang menjadi tantangan adalah membersihkan drainase di Jalan Adonis Samad, tepatnya di SDN 4 Kurun. Air di drainase itu mengalir tak lancar, sehingga mengakibatkan sekolah terendam apabila turun hujan.

”Saluran air di sepanjang Jalan Adonis Samad tidak pernah dibersihkan. Ada banyak tanaman tumbuh, sehingga menyumbat aliran air. Upaya pembersihannya sudah kami lakukan mulai dari Sungai Nyaharom, sehingga sekolah di sana tidak terendam lagi,” ujarnya. Dengan adanya tim tersebut, tambah dia, saluran air yang ada di Kota Kuala Kurun menjadi bersih, sehingga berdampak pada tampilan Kota Kuala Kurun yang menjadi nyaman dan asri. ”Dengan pembersihan saluran drainase tersebut, tidak ada lagi jalan dalam Kota Kuala Kurun yang tergenang air saat turun hujan,” tandasnya. (okt/ens)

Related Articles

Back to top button