Bisa Memahami Resiko Jika Terjadi Benturan

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Komandan Pasukan Khusus BAKORMAD Nasional, Getris S Djimat, mengatakan, melihat sosok Cornelis Nalau Anton dapat dengan mudah menggerakkan massa tandingan dari seluruh provinsi di Kalimantan.
Menurutnya, secara keorganisasian, Conelis Nalau Anton selaku sebagai pemimpin organisasi pasukan Dayak terbesar di Indonesia dan memiliki kemampuan finansial mumpuni.
Namun, kata Getris, hal tersebut tidak dia lakukan dalam persoalan dengan PT BMB. Bahkan sedikitpun tidak ada terlintas dalam pikirannya karena tidak ada kepentingan terkait rencana damang tahinting pali.
Menurut mantan Ketua DPW Pemuda Pancasila ini, sikap diam Cornelis Nalau Anton menunjukkan jiwa besar karena bisa memahami risiko apabila terjadi benturan sesama Anak Dayak.
Sementara Ormas Dayak yang lain, ujarnya, tidak menyadari hal ini. Bahkan sampai pasang badan untuk notabene bukan orang Dayak.
“Beliau pemimpin cinta damai dan berjiwa besar dengan mengambil sikap mengalah untuk kebaikan bersama. Walaupun dibangun opini oleh mereka, seakan-akan beliau menggunakan BAKORMAD untuk kepentingan pribadi,” terang Getris.(oiq)




