Bukit Rawi Banjir, ERP Bantu Pengendara Melintas

Bukit Rawi
BANTU : Personel ERP membantu pengendara yang mengalami mogok sepeda motor akibat menerjang genangan air di Bukit Rawi, Selasa (31/8/2021) siang. FOTO: ERP UNTUK KALTENG.CO

PALANGKA RAYA, Kalteng.co – Bukit Rawi banjir, ERP bantu pengendara melintas. Beberapa minggu terakhir, hujan dengan intesitas cukup deras mengguyur Kota Palangka Raya dan beberapa kabupaten lainnya. Hal itu membuat Daerah Aliran Sungai (DAS) Kahayan meluap.

Mendapati hal tersebut, relawan kemanusiaan berjuluk Emergency Response Palangka Raya yang di ketuai Jean Steve meninjau langsung luapan air di Bukit Rawi, Kecamatan Kahayan Tengah, Kabupaten Pulang Pisau, Selasa (31/8/2021) siang.

Relawan yang kerap di sapa ERP ini turut membantu masyarakat di Bukit Rawi. Terlebih lagi terhadap warga yang mengalami kesulitan ketika melintas di genangan air.

Baca Juga:  Generasi Muda Jangan Malu Bertani dan Beternak

Karena tak jarang para pengendara mengalami beberapa kendala ketika melewati jalur tersebut. Misalnya saja mengalami mogok, tentunya mereka harus mendorong sepeda motornya di tengah banjir.

Ketua ERP Jean Steve mengungkapkan, pihaknya ketika itu mendapati laporan masyarakat mengenai terjadinya luapan di lokasi tersebut. Mereka lalu meninjau ke lokasi.

“Dari hasil pantauan kami, akibat banjir ini menyebabkan arus lalu lintas menjadi padat. Baik itu dari Kota Palangka Raya menuju kabupaten lain ataupun sebaliknya,” katanya kepada awak media di lokasi.

Di jelaskannya, mereka hadir di lokasi guna membantu masyarakat yang melintasi kawasan tersebut. Karena kondisi air yang menggenang cukup menyulitkan bagi pengendara, khususnya roda dua.

Baca Juga:  Mafia Tanah Harus Diberantas di Kalteng

“Seperti halnya yang di temukan di lapangan, ada beberapa pengendara yang mogok. Jadi kami membantu mereka untuk dapat mendorong kendaraannya ke daerah yang lebih tinggi atau tidak ada genangan air,” terangnya.

Pihaknya mengimbau masyarakat yang bepergian dan melewati kawasan tersebut agar kiranya dapat berhati-hati dan mengurangi kecepatan kendaraan.

“Karena tak jarang di balik genangan air terdapat banyak lubang cukup besar, tentunya ini akan membahayakan masyarakat yang melintas apabila kurang berhati-hati,” pungkasnya. (oiq)